KPK Kembali Periksa Empat Saksi Kasus Nurdin Abdullah

Empat  saksi yang kembali diperiksa KPK, yakni Rober Wijoyo (swasta), M Natsir Kadir (wiraswasta), M Tasrif Mursalim (PNS) dan Junaedi Bakri (PNS).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemanggilan beberapa saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Suap perizinan infrastruktur Gubernur Sulawesi Selatan non aktif Nurdin Abdulllah.

“Hari ini (27/5/2021) pemeriksaan saksi NA TPK Suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021,” ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri via pesan WhatsApp, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: KPK Kirim Surat Kedua Panggilan Saksi Mangkir, Termasuk Istri Nurdin Abdullah

Dimana pemanggilan saksi tersebut sebanyak empat saksi yang direncanakan diperiksa yakni Rober Wijoyo (swasta), M Natsir Kadir (wiraswasta), M Tasrif Mursalim (PNS) dan Junaedi Bakri (PNS).

“Dimana keempat saksi tersebut bakal diperiksa dilakukan di Polda Sulsel,” kata Ali Fikri.

Tercatat, sudah ada 43 orang yang diperiksa sebagai saksi, delapan orang masih akan dijadwalkan ulang pemanggilannya, dan sembilan orang lainnya belum diketahui apakah hadir atau tidak dalam pemeriksaan, mengingat hasil riksanya belum keluar.

Baca juga: Kembali Periksa 6 Saksi, Istri Nurdin Abdullah Malah Mangkir Panggilan KPK

Delapan nama yang mangkir dan akan dijadwalkan ulang pemanggilannya yakni, Petrus Yalim (wiraswasta), Siti Mutia (Swasta), Eka Novianti (Swasta), Abdul Rahman (Swasta), Muhammad Fahmi (swasta), Idham Kadir (Kabiro Umum Setda Sulsel), Idawati (swasta) dan Liestiaty Fachruddin (dosen/istri NA).

Sembilan orang belum diketahui yakni Nurhidayah (mahasiswa), Andi Sahwan Mulia Rahman (Pejabat Pemprov Sulsel) dan Salim AR (mantan Pejabat Pemprov Sulsel), NG Swi Piu (wiraswasta), Astiah Halmad (swasta).

Lalu Lily Dewi Candinegara SS (swasta), Nuwardi Bin Pakki (wiraswasta), Yusuf Rombe Passarrin (swasta) dan Hendrik Tjuandi (swasta).

Baca juga: Penyidik KPK Perpanjang 30 Hari Masa Tahanan Nurdin Abdullah dan Edi Rahmat

Dari 60 nama yang dipanggil sebagai saksi, 21 wiraswasta, 16 Pegawai Swasta, tujuh pejabat pemerintahan, enam Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Lalu dua pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dua mantan pejabat, dua pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar, satu dosen, satu mahasiswa, satu anggota DPRD dan satu ajudan pribadi. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button