Belum Ditemukan! Pencarian Korban Tenggelam di Danau Towuti Diperpanjang

Tim Pencarian Korban Tenggelam di Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur

“Sebenarnya sih. Mulai tadi siang seharusnya sudah berakhir pencarian korban. Hanya saja pihak keluarga korban meminta ke pemerintah dan tim Basarnas untuk diperpajangan masa pencarian,” ungkap Koordinator pencarian korban Bataraguru Rescue, Suaib Laibe, Sabtu (12/06/21).

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Terhitung hari ke-7 pencarian korban tenggelam di Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) sampai saat ini belum ditemukan, Sabtu (12/06/21). Tim gabungan pencarian korban melakukan perpanjangan waktu selama tiga hari.

Koordinator pencarian korban Bataraguru Rescue, Suaib Laibe membenarkan hal itu. Ia mengatakan sudah tujuh hari pencarian korban belum ditemukan. Namun pihak keluarga korban meminta untuk dilakukan perpajangan waktu.

“Sebenarnya sih. Mulai tadi siang seharusnya sudah berakhir pencarian korban. Hanya saja pihak keluarga korban meminta ke pemerintah dan tim Basarnas untuk diperpajangan masa pencarian,” ungkap Suaib.

Baca juga: Dua Penumpang Perahu Terbalik di Danau Towuti Belum Ditemukan

Suaib mengaku dalam perpanjangan waktu selama tiga hari ini akan dimaksimalkan dengan penyisiran sepanjang danau Towuti dan melakukan penyelaman di zona perkiraan korban diduga tenggelam.

“Untuk memanfaatkan waktu selama tiga hari ini, kami akan melakukan penyisiran sepanjang danau towuti dan  penyelaman pada zona diperkirakan keberadaan korban,” ungkapnya.

Suaib menambahkan, selama pencarian korban selama tujuh hari ini, belum ada tanda-tanda dari korban. “Untuk tanda korban belum ditemukan dan nihil sebagai petunjuk dari tim pencariaan,” katanya.

Sebelumnya, perahu berjenis bala-bala ditumpangi tiga orang itu tenggelam diakibatkan dihantam ombak disertai angin kencang diperkirakan sekitar pukul 19.00 Wita, Minggu, (06/06/2021). Satu orang selama dan dua orang belum ditemukan yakni Islahuddin (69) dan Ishar (35) warga Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

Warga Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Luwu Timur ini berjumlah delapan orang pergi melayat di rumah kerabatnya di Desa Mahalona. Kedelapan warga ini terbagi dua unit perahu. Dalam satu perahu ada lima orang penumpang dan perahu lainnya tiga orang.

Ditengah perjalanan pulang ke rumahnya, perahu dengan muatan tiga orang ini terbalik dan tenggelam di antara muara sungai Tominanga dan Pulau Loeha. Satu orang ditemukan selamat dan dua korban belum ditemukan ini merupakan bapak dan anak.

Tim pencarian tergabung dari Basarnas yang mempunyai potensi SAR berjumlah kurang lebih 150 orang dari berbagai daerah untuk melakukan pencarian korban tenggelam di Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel. (*)

Leave a Reply