Lawan Korupsi, LBH Cita Keadilan Ajak Masyarakat Kontrol Penyelenggara Negara

Djusman AR, Penggiat Antikorupsi (kiri) dan Direktur LBH Cita Keadilan Sulsel, Abdul Rasyid.

Pandemi korupsi di tengah wabah covid sungguh memprihatinkan. Dari keprihatinan itu, LBH Cita Keadilan menggugah kesadaran masyarakat untuk aktif melakukan kontrol terhadap penyelenggara negara.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cita Keadilan Sulsel di usianya yang ke-18 tahun akan melaksanakan dialog publik dengan tema ‘Pencegahan dan Penindakan Dugaan Tindak Pidana Korupsi’ di The Riverside Triple 8, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulsel, Rabu (23/6/2021).

Dialog ini akan menghadirkan pembicara dari berbagai unsur, yakni Prof Dr Muh Syukri Akub SH MH (Akademisi), Djusman AR (Aktivis Antikorupsi), Idil (Kejaksaan Tinggi Sulsel), Andi Kaswadi Razak (Bupati Soppeng), AKBP Moh Roni Mostopa (Kapolres Soppeng), Moh Nasir (Kajari Soppeng), Andi Mapparemma (Legislatif).

Baca Juga: Korupsi Bansos Diduga Capai Rp100 T, Ketua IDI: Jika Benar, Tipikor Adalah Pandemi Nyata

Sementara, yang menjadi undangan peserta adalah dari berbagai unsur perwakilan masyarakat mulai dari anggota DPRD, perguruan tinggi, ormas, OKP, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, NGO, camat, lurah/kepala desa, dan lainnya.

Direktur LBH Cita Keadilan Sulsel, Abdul Rasyid, mengatakan, pencegahan dan penindakan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sengaja menjadi pilihan utama diskusi berangkat dari semakin meningkatnya tindak pidana korupsi, baik dari kuantitas maupun segi kualitas, yang bukan hanya terjadi di lingkup pemerintah pusat, tapi juga terjadi di daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta dialog tentang bagaimana pencegahan dan penindakan tindak pidana penyalahgunaan keuangan negara (korupsi) serta implikasinya,” jelas Achi, sapaan akrab Abdul Rasyid, Sabtu (18/6/2021).

Baca Juga: Djusman: Pandemi COVID-19 Berpotensi Jadi Ladang Korupsi

Rasyid mengatakan, kegiatan ini pula dalam rangka memperingati hari lahir LBH Cita Keadilan yang terbentuk sejak Juni 2003 dan telah eksis menangani berbagai kasus di Sulsel, khususnya di Kabupaten Soppeng.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi peserta khususnya masyarakat, ASN (Aparatur Sipil Negara), dan pelaku usaha (penyedia jasa) memahami potensi-potensi yang bisa menjerumuskan ke tindak pidana, serta pencegahannya, dan terkhusus tidak melakukan tindak pidana,” harapnya.

Salah satu narasumber, Aktivis Anti Korupsi, Djusman AR, mengatakan, sangat mendukung dialog terkait korupsi ini.

“Kegiatan dialog dengan tema tentang korupsi, tentunya bagi saya atau kami yang kefokusannya bergerak di NGO anti korupsi sangat mensupportnya apalagi kegiatan ini, digelar di kampung halaman saya,” ujarnya.

Baca Juga: 18 Tahun Jadi Penggiat Antikorupsi, Djusman AR: Membongkar Korupsi Ngeri-ngeri Sedap

“Hitung-hitung selain pulkam (pulang kampung) sebagai narasumber juga bisa silaturahmi dengan orang tua dan keluarga. Insya Allah, saya akan meluangkan waktu menghadiri undangan ini sebagai narasumber,” tambah Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar ini.

“Saat ini sudah tepat gerakan menyuarakan anti korupsi tidak hanya di kota, kampus, tapi juga harus lebih berfokus hingga ke kabupaten atau desa-desa yang jauh dari hiruk pikuk informasi dan pergerakan. Selamat merayakan haul untuk LBH Cita Keadilan. Tetaplah berpihak di garis juangnya,” sambung Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) Non Governmental Organization (NGO) Sulawesi ini. (*)

One thought on “Lawan Korupsi, LBH Cita Keadilan Ajak Masyarakat Kontrol Penyelenggara Negara

  1. Pingback: Catatan Dialog LBH Cita Keadilan Sulsel: Pencegahan dan Penindakan Korupsi Tak Cukup Mengandalkan APH | Newsurban

Leave a Reply