Tak Miliki Izin, Tim Gabungan Kota Palu Peringatkan Penyelenggara Hajatan Pernikahan Taat Prokes

Tim gabungan di Kota Palu, mendatangi pemilik hajatan pernikahan yang memasang tenda besar berisi kursi lebih dari yang dipersyaratkan. Namun, penyelenggara hajatan berkilah hanya akan menggelar akad nikah, bukan resepsi.

PALU, NEWSURBAN.ID — Giat Penertiban yang dilaksanakan oleh Tim Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Kota Palu mendatangi tempat hajatan pernikahan yang digelar di Kelurahan Poboya.

Saat mendapatkan laporan perihal adanya kegiatan pesta pernikahan tim langsung bergerak cepat ke lokasi pada Senin (2/8/2021) pukul 10.00 wita.

Baca Juga: Kasus Covid Meningkat, Pemkot Palu Masifkan 3 T, Kampanye 3M dan Gerakan 5M

Pemilik hajatan pernikahan mengaku hajatan yang dia gelar bukan pesta resepsi pernikahan. Dia mengaku hanya menggelar akad nikah saja dan tetap taat aturan mengikuti Prokes.

Tim Operasi Yustisi langsung mengingatkan kepada pemilik hajatan agar tidak menggelar pesta pernikahan yang bisa menimbulkan kerumunan banyak orang. Tamu dibatasi hanya bisa dihadiri 30 orang saja.

Baca Juga: Wawali Kota Palu Tinjau Ketersedian Oksigen di Tengah Pandemi Covid-19

Selain itu, makanan yang sudah terlanjur dipesan melalui catering juga tetap wajib ikut Prokes saat disantap oleh pihak keluarga dan tidak dibolehkan ada musik yang bisa memancing kerumunan.

Kasub Penegakan Satpol PP Kota Palu Irvan Suebo menyebutkan bahwa untuk acara pesta pernikahan tidak dibolehkan dan rata-rata tidak ada izinnya.

Baca Juga: PPKM Level 4 Kota Palu, Usaha Kecil Hanya Beroperasi sampai Jam 8 Malam

“Kalaupun melaksanakan hanya sebatas akad nikah saja dan itupun juga dibatasi hanya beberapa orang saja dan makanan disajikan lewat nasi dos,” kata Irvan. (ysf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button