Walikota Hadi Evaluasi Penerapan PPKM Level 4 di Kota Palu

“Saya harap satu minggu kedepan, kita bisa melandaikan angka Covid-19 di kota Palu. Sehingga PPKM Level 4 ini tidak berlanjut lagi. Kalau ini berlanjut tentunya mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, apalagi pendidikan terhadap anak-anak kita.” Walikota Palu H Hadianto Rasyid.

PALU, NEWSURBAN.ID — Walikota Palu H Hadianto Rasyid (Hadi) bersama Wakil Walikota Reny A Lamadjido didampingi Ketua Surveilance Kota Palu dr Rochmat memimpin rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di kota Palu belum lama ini.

Walikota Hadi dalam arahannya menyatakan pelaksanaan PPKM Level 4 di kota Palu juga diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Alfamart Bakal Kembangkan Jaringan Gerai ke Kota Palu

“Mari kita rembuk bersama agar pelaksanaan perpanjangan PPKM Level 4 di kota Palu bisa kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Wali kota Hadi mengevaluasi pelaksanaan kebijakan selama satu pekan terakhir di masa PPKM Level 4 sebelumnya sebagai upaya memastikan langkah-langkah yang diambil kedepan, kota Palu bisa masuk dalam zona hijau Covid-19.

Baca Juga: Cegah Penularan Corona, Dinkes Kota Palu Latih Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19

“Saya harap satu minggu kedepan, kita bisa melandaikan angka Covid-19 di kota Palu. Sehingga PPKM Level 4 ini tidak berlanjut lagi. Kalau ini berlanjut tentunya mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, apalagi pendidikan terhadap anak-anak kita,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Wali kota, seluruh jajaran OPD di lingkup Pemerintah kota Palu betul-betul memanfaatkan waktu satu pekan kedepan untuk melakukan langkah-langkah yang begitu tegas sehingga terlihat hasil yang signifikan untuk mengantarkan kota Palu kepada zona aman.

Baca Juga: Tak Miliki Izin, Tim Gabungan Kota Palu Peringatkan Penyelenggara Hajatan Pernikahan Taat Prokes

Dalam rapat ini disepakati sejumlah hal seperti pelaksanaan pesta pernikahan ditiadakan selama masa PPKM Level 4 terkecuali akad nikah dibolehkan dengan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, pengetatan protokol kesehatan Covid-19 di pasar-pasar tradisional harus dilakukan sebagai upaya meminimalisir angka penyebaran Covid-19, baik pedagang maupun mereka yang berkunjung ke pasar wajib melaksanakan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker.

Baca Juga: Kasus Covid Meningkat, Pemkot Palu Masifkan 3 T, Kampanye 3M dan Gerakan 5M

“Apabila tidak mematuhi itu, sanksi sosial kita berlakukan. Olehnya operasi yustisi harus rutin dilaksanakan di pasar,” tegas Wali kota.

Selanjutnya, BPBD kota Palu bersama tim penyemprotan disinfektan harus melakukan penyemprotan di zona-zona rumah warga yang sedang melakukan Isolasi Mandiri.

Baca Juga: Wawali Kota Palu Tinjau Ketersedian Oksigen di Tengah Pandemi Covid-19

Kemudian, Wali kota Hadi juga menetapkan bahwa pos perbatasan di pintu masuk wilayah kota Palu dicukupkan sampai hari ini sehingga demikian mulai besok Selasa, 3 Agustus 2021 penjagaan di pos perbatasan ditiadakan.

“Pos perbatasan kita cukupkan sampai hari ini. Namun pengetatan kita lakukan secara keseluruhan di kota Palu terkait dengan protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya. (ysf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button