Dirjen Yankes Prof Abdul Kadir Harap Vaksinasi Tembus 5 Juta Per Hari

Gerakan vaksinasi untuk mencapai herd imminity terus dilakukan. Direktorat Yankes Kemenkes menargetkan penyintakan vaksin Covid-19 bisa mencapai 2-5 juta per hari.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Direktur Jenderal Pelayanan Kemenkes Prof Abdul Kadir mengatakan, untuk mencapai target vaksinasi 2-5 juta per hari, dibutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder dan masyarakat.

Karena itu, guru besar Fakultas Kedokteran Unhas itu berharap masyarakat berperan aktif dan seluruh stakeholder mengambil bagian dari program vaksinasi ini untuk mencapai herd immunity.

Baca Juga: Prof Abdul Kadir Akan Akomodir Pesaingnya Jika Terpilih Rektor Unhas

Calon rektor Unhas itu juga mengatakan apa pun jenis vaksin yang dipilih pemerintah sudah melalui uji kelayakan. “Semua vaksin bagus untuk menjaga imunitas terutama di tengah wabah virus yang masih melanda negara kita dan global,” kata Prof Abdul Kadir, kepada wartawan di Makassar belum lama ini.

Ia lagi-lagi menjelaskan, vaksinasi adalah salah satu upaya untuk keluar dari pendami yang menggerus seluruh sektor dan semua lapisan masyarakat. “Karena itu, mari dukung program vaksinasi. Ayo vaksin,” harap Prof Abdul Kadir.

Baca Juga: Prof Abdul Kadir, JK dan Mentan Syahrul Terlihat Mesra Saat Hadiri Vaksinasi Massal IKA Unhas di Jakarta

Sebelumnya, pejabat eselon I Kemenkes itu menghadiri “Sentra Vaksinisasi Sinergi Sehat Dalam Rangka Percepatan Cakupan Target Caksinasi COVID-19” yang digelar Asiosiasi Rumah Sakit Vertikal Indonesia (ARVI).

Selain AVRI, ia juga mengapresiasi instansi TNI, Polri, dan instansi lainnya yang berkontribusi dalam program vaksinasi ini.

“Misalnya Polri memiliki program Vaksinasi Merdeka untuk semua masyarakat. Begitu juga TNI, instsnsi pemerintah, BUMN, organisasi-organisasi masyarakat dan lain-lain. Kami mengapresiasi atas kontribusinya dalam gerakan vaksinasi ini,” tuturnya.

Baca Juga: Lutfi Rauf: Jaringan Luas dan Pengalaman, Modal Besar Prof Abdul Kadir Memimpin Unhas

Prof Abdul Kadir juga mengapresiasi berbagai pihak yang berkontribusi dalam gerakan vaksinasi ini. Ia berharap gerakan makin banyak organisasi atau lembaga yang memberi kontribusi untuk mempercepat her immunity di Indonesia agar bisa keluar dari pandemi.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, vaksinasi harus terus digencarkan dengan harapan bisa menjadi salah satu cara untuk memutus rantai penularan Covid-19,” kata Prof Abdul Kadir.

Prof Abdul Kadir juga berharap semakin banyak stakeholder yang mengambil peran dalam program vaksinasi, maka target minimal 2-5 juta vaksinasi per hari bisa dicapai.

“Sehingga herd immunity bisa tercipta. Sehingga berbagai aktivitas yang dibatasi bisa kembali berjalan meski harus hidup berdampingan dengan virus (Covid),” ujarnya.

Baca Juga: Pilrek Unhas: Prof Abdul Kadir-Prof Farida Bersaing Ketat, Prof Indrianty Kuda Hitam

Selain gerakan vaksinasi, ia juga mengingatkan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau herd immunity sudah tercapai ditambah penerapan protokol kesehatan yang menjadi kebiasaan, kita beraharap bisa cepat keluar dari pandemi ini,” jelasnya.

Menurutnya vaksinsasi ini manfaatnya sangat besar. Data dari sejumlah rumah sakit menyebut tingkat kesembuhan pasien yang sudah divaksin sangat tinggi. Sebaliknya tingkat kematian menurun drastis dibandingkan sebelum program vaksinasi. “Jadi vaksin ini sangat besar manfaatnya untuk imunitas tubuh kita,” pungkasnya. (ar/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button