Ratusan Ribu Biaya Tes Berbadan Sehat Cakades di Bone

Ketua Pansus Ranperda Ade Fery: Aturannya Harus Diperjelas

Di Perbub yang keluar surat keterangan badan sehat itu dibuktikan surat keterangan jasmani dan rohani ini yang harus diperjelas karena kemarin banyak yang hubungi saya mengenai hal tersebut.” Ketua Pansus Ranperda DPRD Bone Ade Fery Afrisal.

BONE, NEWSURBAN.ID — Hingga Sampai saat ini seluruh (Cakades) Calon Kepala Desa Kabupaten Bone Sulawesi Selatan intensi melakukan persiapan untuk pemilihan kepala desa pada bulan November 2021 mendatang.

Dari data yang dihimpun ada 400-an cakades yang sudah mengikuti berbagai tes dilaksakan dirumah sakit umum daerah Tenriawaru Bone. Hal ini pun menua polemik lantaran biaya tes kejiwaan harus mengeluarkan biaya senilai 407.500 rupiah per cakades.

Hal ini pun ditanggapi oleh pihak Humas Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone, Ramli mengatakan bahwa itu semua sudah sesuai dengan aturan.

“Memang begitu aturannya dari dulu jadi ada beberapa tes yang harus dilalui semua cakades tes narkoba itu biayanya 140 ribu,tes berbadan sehat 17.500 rupiah, dan tes keterangan rohani senilai 2,50 ribu rupiah jadi totalnya keseluruhan biaya tes 400 lebih,” jelasnya.

Ramli juga menambahkan nantinya hasil tes para cakades akan disampaikan langsung.

“Yang tidak lulus bisa mengulang tes kembali dan tidak lagi dikenakan biaya para cakades,” kata Ramli Rabu 7/9/2021.

Sementara itu Ketua Pansus Ranperda DPRD Bone Ade Fery Afrisal mengatakan bahwa di perda itu salah satu syarat tertulis tes berbadan sehat.

“Tapi ternyata di Perbub yang keluar surat keterangan badan sehat itu dibuktikan surat keterangan jasmani dan rohani ini yang harus diperjelas karena kemarin banyak yang hubungi saya mengenai hal tersebut,” jelasnya.

Artinya perlu ada penjelasan disini apakah berbadan sehat disitu termasuk juga sehat secara kejiwaan atau rohaninya.

“Cera pribadi saya mengatakan tidak karna berbadan sehat itu hanya fisik saja kecuali memang dikatakan berbadan sehat atau sehat secara rohani dan itu dibuktikan dengan tes kejiwaan dan itu tidak disebutkan didalam perda.

Ade Fery juga menambahkan bahwa hasil tes para cakades pengumumannya harus jelas sehingga para cakades yang tidak lulus betul-betul mengetahui letak dimana kelemahannya, “tambah Ade Fery Afrisal. (fan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button