TU RS Pancaitana Bantah Uang Jasa Nakes Belum Dibayarkan Selama 6 Bulan

DPRD Bone Tuding Dirut RS Pancaitana Belum Bayarkan Uang Jasa Nakes Selama 6 Bulan

“Apa yang dikatakan Anggota Dewan Muh Salam bahwa sudah 6 bulan uang jasa nakes belum terbayarkan itu tidaklah benar, menurutnya dia keliru,” kata Tata Usaha (TU) Rumah Sakit (RS) Pancaitana, Fahruddin.

BONE, NEWSURBAN.ID — Tata Usaha (TU) Rumah Sakit (RS) Pancaitana, Fahruddin, atas bicara atas pernyataan dikeluarkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone, Muh. Salam bahwa sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) belum dibayarkan upah jasa selama enam bulan pada saat rapat kerja (Raker), sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait realisasi penyerapan anggaran tahun 2021, DPRD Bone, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, pernyataan yang dikeluarkan oleh Anggota DPRD Muh Salam salah satu hal tidak benar.

“Apa yang dikatakan Anggota Dewan Muh Salam bahwa sudah 6 bulan uang jasa nakes belum terbayarkan itu tidaklah benar, menurutnya dia keliru,” katanya.

Fahruddin mengaku upah jasa nakes sudah terbayarkan bulan Mei lalu. Untuk bulan ini, katanya akan dibayarkan Senin (13/09/21), karena dana tersebut baru bisa dicairkan. “Yang pastinya 6 bulan yang lalu itu sudah semua terbayarkan jadi sudah tidak ada lagi tunggakan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone, Muh. Salam warning Rumah Sakit (RS) Pancaitana Bone. Penyataan warning dikeluarkanya karena ratusan tenaga kesehatan (Nakes) belum terbayarkan upah jasanya selama enam bulan dengan nomminal sebanyak Rp 1 Miliar lebih.

Hal itu disampaikan pada saat mengelar rapat kerja (Raker), sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait realisasi penyerapan anggaran tahun 2021, DPRD Bone, Jumat (10/9/2021).

“Kami apresiasi kepada OPD yang realisasi anggarannya sudah diatas rata-rata 80 persen. Terkhusus Rumah Sakit Pancaitana mulai pimpinan dan anggota Komisi IV memberikan warning dan meminta untuk membayarkan segera uang jasa tenaga medis dan perawat di Pancaitana yang belum dibayarkan hal ini kewajiban yang harus dilakukan,” ungkap Muh. Salam saat memimpin raker tersebut.

Kata Salam, warning dikeluarkan hasil dari laporan sejumlah Nakes di RS Pancaitana Bone. Lanjut dia, keluhan itu mulai tahun 2020 sudah bermasalah baik itu tenaga medis (Dokter) maupun perawat yang bertugas.

“Semua dokter dan perawat di Rs Pancaitana keluhkan uang jasa hal ini tidak bisa dibiarkan karna ini adalah urusan kewajiban dan haknya orang,” terangnya.

Sedangkan RS Tenriawaru Bone, menurut Salam tak ada masalah atau keluhan dari nakes tentang pembayaran jasanya. Cuman Nakes di RS Pancaitana hampir semuanya belum terbayarkan.

“Makanya kami sampaikan direktur (Dokter Siar) Rs Pancaitana jangan tinggal diam dengan hal itu. Dan kami menunggu hasilnya segera dibayarkan paling lama minggu depan,” tegasnya. (Fan/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button