Trending

Lakalantas di Bone: Truk Pengangkut Sembako Tabrak Mobil Gas Terparkir, 1 Meninggal Ditempat

Sopir Truk Pengangkut Sembako dalam Kondisi Mengantuk

“Kemungkinan, sopir mobil truk pengangkut barang campuran ini dalam keadaan mengantuk juga,” kata Kepala Desa Sengeng Palie Kecamatan Lappariaja, Bone.

BONE, NEWSURBAN.ID — Tabrakan maut mobil truk mengakibatkan satu orang meninggal, di Dusun Arokke, Desa Liliriattang, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (12/09/21).

Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu kejadian sekitar pukul 04.30 Wita yang melibatkan mobil truk pengangkut gas elpiji nomor polisi DW 8922 AC dengan mobil truck pengangkut barang campuran (Sembako) dengan Nomor Polisi DW 8633 AC.

Sopir pengangkut Elpiji dinyatakan meninggal di tempat tidak diketahui identitasnya. Sedangkan, sopir mobil pengangkut barang campur berinisial AG warga asal Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone diamankan oleh petugas kepolisian setempat di Mapolsek Lappariaja untuk dimintai keterangannya.

Kondisi Mobil Truk Pengangkut Barang Campuran setelah Tabrak Mobil Truk Gas Elpiji

Kepala Desa Sengeng Palie Kecamatan Lappariaja, Mardatillah Latif yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kejadian terjadi tepat di depan Kantor Desa Lili Riattang.

“Itu sopir mobil truk pengangkut gas asal Taccipi sedang parkir di depan kantor desa untuk istirahat. Sopirnya tertidur depan truk. Ketika sedang tidur, mobil truk pengangkut barang tiba-tiba menghantam mobil pengangkut gas tersebut dari belakang dan sopir mobil truk pengangkut gas tersebut akhirnya tergilas dan meninggal dunia dengan mobilnya sendiri,” ungkap Mardatillah.

“Kemungkinan, sopir mobil truk pengangkut barang campuran ini dalam keadaan mengantuk juga,” tambahnya.

Kapolsek Lappariaja, IPTU Siswanto mengatakan bahwa sopir truk pengangkut barang campuran tersebut telah diamankan di Mapolsek Lappariaja.

“Kami telah melaksanakan olah TKP dan sopir truk pengangkut barang juga telah kami amankan di Mapolsek Lappariaja untuk penanganan lebih lanjut,” ujar IPTU Siswanto. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button