Trending

Resmikan Pasar Hobi, Bupati Luwu Timur Terkesan Tak Patuhi Inmendagri

Kabupaten Luwu Timur Masih Berstatus PPKM Level 3

 Bupati Luwu Timur, Budiman berencana akan membuka pasar hobi mulai pagi hari sampai malam.

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Pemerintah saat ini tengah berupaya untuk menekan angka kematian dan penyebaran kasus virus Covid-19. Sejumlah peraturan pun dikeluarkan oleh pemerintah untuk membatasi mobilitas aktifitas masyarakat diseluruh daerah di Indonesia mulai Level 4, 3, dan 2.

Lain halnya pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), upaya mengikuti aturan pemerintah pusat terkesan diindahkan dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019, yang berlaku mulai 7 hingga 13 September 2021 mendatang.

Hal ini diketahui setelah Bupati Luwu Timur Budiman, meresmikan Pasar Hobi Malili yang berlokasi di belakang Terminal Malili, Puncak Indah, Minggu (12/09/21). Selain Bupati yang hadir, terlihat juga Kajari Luwu Timur, Muhammad Zubair, Anggota DPRD, Najamuddin dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Luwu Timur.

Melalui akun resmi Diskominfo Pemkab Luwu Timur, dikutip newsurban.id Minggu (12/09/21), tujuan dibukanya pasar hobi untuk menjadi wadah baru sesama komunitas hobi untuk saling berinteraksi. Bahkan, Budiman berencana akan membuka pasar hobi mulai pagi hari sampai malam.

Dikonfirmasi Bupati Luwu Timur, Budiman mengaku kegiatan masyarakat sudah bisa dilakukan. “Sudah bisa, tetap mengacu pada instruksi mentri dalam negeri terkait level 3,” singkatnya.

Dalam Inmendagri No. 39 Tahun 2021, berikut peraturan PPKM Level 3 terbaru berlaku mulai 7 hingga 13 September 2021 untuk tempat ibadah, fasilitas umum, tempat wisata, dan resepsi pernikahan:

  • Kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik bisa beroperasi 100%. Sementara, untuk konstruksi non infrastruktur publik bisa beroperasi maksimal 30 orang dengan protokol kesehatan ketat. 14.
  • Tempat ibadah kapasitas maksimal 50% atau 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatam secara lebih ketat.
  • Fasilitas umum, seperti taman umum dan tempat wisata ditutup sementara.
  • Akan dilakukan uji coba protokol kesehatan di tempat wisata tertentu, dengan ketentuan: Mengikuti protokol kesehatan Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk semua pengunjung dan pegawai Anak di bawah 12 tahun dilarang memasuki tempat wisata uji coba Daftar tempat wisata yang mengikuti uji coba akan ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  • Kegiatan seni dan kegiatan sosial yang menimbulkan keramaian ditutup sementara. Kecuali untuk kegiatan olahraga outdoor maksimal 4 orang, fasilitas olahraga di ruangan terbuka maksimal 50% jumlah orang, masker harus digunakan kecuali saat berenang, pengecekan suhu, loker dan tempat mandi tidak diizinkan digunakan, skrining wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.
  • Pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 20 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button