Trending

Mengaku Dipukul Debitur, Debt Collector Melapor ke Polisi

Terlapor Belum Ditahan

Seorang debt ocollector di Bone melapor ke Polisi. Ia mengaku dipukul seorang debitur yang ia bawakan tagihannya.

BONE, NEWSURBAN.ID — Seorang warga Desa Pattiro Bajo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilapor ke Polisi. Ia dilaporkan, Indra Candra Taufik, seorang debt collector yang membawakan tagihan ke rumahnya.

Baca Juga: Cakades Petahana Tak Serahkan Surat Cuti, Bupati Bone: Jangan Main-main!

Kepada polisi, Indra mengaku mengalami penganiayaan yang dilakukan RJ, saat ia membawakan tagihan ke rumahnya.

Debt collector dari kredit plus itu mengaku dipukul sebanyak 3 kali di bagian kepala hingga mengalami luka lebam.

Indra saat ditemui mengatakan, awalnya menghubunginya terlapor melalui ponselnya, namun tidak aktif.

“Jadi saya mendatangi rumahnya untuk menyampaikan bahwa angsuran yang dia mabil sudah jatuh tempo,” jelasnya.

Namun, saat tiba di rumah sang debitur, Indra mengaku kaget lantaran disambut dengan sikap marah-marah. Bahkan menurut Indra, saat itu pelaku langsung memukulnya.

“Kenapa bapak marah dan memukul saya sayakan ini hanya untuk menyampaikan kalau angsuran bapak sudah jatuh tempo,” ungkap Indra.

Indra pun tidak terima dan melaporkan kejadian ini di pihak kepolisian karna merasa dirinya telah dianiaya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sibulue Aiptu Arham membenarkan laporan tersebut. “Iya kami sudah terima laporannya bersama bukti visum dan masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Untuk pelaku (RJ) belum kami tahan karena kami masih membutuhkan saksi-saksi. “Tapi kami tetap melakukan proses penyelidikan jadi semua laporan warga itu tetap kami proses tidak ada yang tidak,” jelas Arham. (fan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button