DPMD Sulsel: Tak Pernah Melihat Halsen Urusi Pemekaran Desa Arolipu

Kadis PMD Luwu Timur Dinilai Acuh Tak Acuh

“Nama Pak Halsen saya tidak pernah melihat orangnya untuk mengurusi hal ini. Saya hanya sering komunikasi sama Kabid PMD Luwu Timur (Wayang),” ungkap Kepala Seksi Penataan Desa dan Desa Adat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), M.Thayeb.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Kepala Seksi Penataan Desa dan Desa Adat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), M.Thayeb, menanggapi pernyataan Kadis DPMD Luwu Timur, Halsen.

M.Thayeb menilai Kadis DPMD Luwu Timur, Halsen yang menyalahkan sepenuhnya DPMD Sulsel tentang kepengurusan desa persiapan Arolipu hingga saat ini belum definitif sesuatu tindakan cukup keliru.

Menurutnya, pemekaran Desa Arolipu ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama, bukan sepenuhnya di bebankan oleh DPMD Sulsel. Bahkan untuk disalahkan belum keluarnya nomor kode desa Arolipu.

“Sangat lucu sih, kalau sepenuhnya dilemparkan tanggung jawab kepada kami. Bahkan untuk disalahkan atas belum definitif desa Arolipu sampai saat ini,” kata M.Thayeb saat dikonfirmasi Newsurban.id via WhatsApp, Jumat (17/09/21).

Baca juga: Halsen Salahkan DPMD Provinsi Belum Definitifkan Desa Arolipu

Dalam tahapan kepengurusan desa persiapan Arolipu hingga sekarang ini, M.Thayeb mengaku, tidak pernah melihat Kadis PMD Luwu Timur (Halsen) atau ikut dalam kepengurusan desa persiapan Arolipu. “Nama Pak Halsen saya tidak pernah melihat orangnya untuk mengurusi hal ini. Saya hanya sering komunikasi sama Kabid PMD Luwu Timur (Wayang),” ungkapnya.

M.Thayeb menambahkan, untuk masalah desa persiapan Arolipu sudah tidak ada lagi masalah di Kemendagri terkait syarat administrasinnya dan dinyatakan lengkap 100 persen. Hanya saja, lanjutnya, ini terkendala pada saat presentasi yang di wakili oleh PMD Sulsel tidak menguasai pada pemetaan desa Arolipu yang akan dimekarkan.

“Kemarin itu, hanya terkedala pada prestasi pemetaan desa yang di wakili oleh PMD Sulsel. Kenapa tidak dilibatkan Dinas PMD Luwu Timur? Karena terkendala pendanaan,” katanya.

“Sebenarnya sih, dalam kepengurusan desa persiapan Arolipu ini memang perlu adanya tim dengan melibatkan beberapa dinas Luwu Timur dan Provinsi. Dan sebelumnya saya sudah ingatkan PMD Luwu Timur bahwa kita harus total dalam kepengurusan ini mulai dari segi pendanaan hingga orang dianggap berkompeten untuk menyelesaikan hal ini,” ungkap M.Thayeb.

Baca juga: Warga Wotu Ancam Boikot Pilkades Serentak di Luwu Timur

M.Thayeb menegaskan persiapan desa Arolipu belum dinyatakan gugur. Melainkan kita mencari waktu kembali untuk memprestasikan tentang desa persiapan Arolipu dalam pemetaan desa yang akan dimekarkan.

“Insya Allah, dalam dekat ini akan kembali diagendakan untuk presentasikan desa Arolipu dengan syarat melibatkan orang cukup berkompeten. Diperkirakan awal tahun 2022 sudah pastikan desa Arolipu bisa definitifkan,” katanya.

Sebelumnya, Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen mengatakan, proses pemekaran desa persiapan Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, syarat adminsitrasi dan dokumenya sudah dinyatakan lengkap.

“Kalau persyaratan administrasi dan seluruh dokumen yang diminta sebagai kelengkapan pemekaran desa berdasarkan hasil verifikasi dan evaluasi tim dari kementerian di kabupaten seratus persen sudah terpenuhi,” ungkapnya saat dikonfirmasi newsurban.id via WhastApp, Kamis (16/09/21).

Yang menjadi masalah sehingga desa persiapan Arolipu belum juga diterbitkan nomor kode dari kementerian desa sampai sekarang. Menurut Halsen, kesalahan DPMD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak menguasai data terkait desa Arolipu untuk dimekarkan.

“Cuma pada saat ekspose dilakukan provinsi di kementerian, mereka (DPMD Provinsi Sulsel) tidak kuasai datanya,” ujarnya.

Pembahasan tentang pemekaran desa Arolipu sudah jadikan Ranperda Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2019 lalu.

Persiapan Desa Arolipu sudah berjalan 4 tahun sejak diterbitkannya Perbup Luwu Timur Nomor 43 tahun 2017 tanggal 27 November 2017 dibentuk Desa Persiapan Arolipu.

Diketahui, desa persiapan Arolipu pemekaran dari Desa Bawalipu terdiri dari Dusun Campae dan Lengkong, dengan jumlah 11 Rukun Tetangga (RT). Untuk jumlah penduduk sebanyak 807 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.050 jiwa. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button