Belum Sebulan, Proyek Talud Dikerjakan PT CPTP di Bone Sudah Ambruk

Talud yang Ambruk Ancam Persawahan Warga

Proyek talud dikerjakan oleh PT. Citra Pribumi Teknik Perkasa ini terdiri lima kecamatan, yakni Libureng, Kahu, Petimpeng, Ponre, dan Kajuara.

BONE, NEWSURBAN.ID — Proyek pembangunan talud di jalan ruas Ujung Lamuru – Palatta’e – Bojo Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, proyek dikerjakan oleh PT. Citra Pribumi Teknik Perkasa (CPTP) itu belum sebulan dikerjakan sudah ambruk sepanjang 10 meter.

Bahkan, kerusakan talud itu mengancam lahan pertanian warga sekitar. “Saya berharap secepatnya ada perbaikan, karena bisa berdampak kelahan pertanian dan akan menimbulkan kerusakan kepada persawahan warga,” keluh AP salah satu warga Bakungnge, Senin (20/09/21).

Ia menuturkan, kerusakan talud ada yang berukuran panjang 10 meter dan tinggi 3 meter sudah lama ambruk belum juga diperbaiki.

“Sudah sebulan robohnya, tetapi tidak mendapatkan perhatian dari pihak terkait,” ungkap AP ini.

Sementara dikonfirmasi kontraktor PT CPTP, Sukirman mengatakan bahwa kerusakan tersebut akan segera dikerjakan. Namun, kata dia, masih ada kendala.

“Ini tanggung jawab kontraktornya sudah mau dikerjakan, tapi sedikit agak sulit karena lagi musim hujan susah untuk mengambil pasir,” katannya.

Proyek talud dikerjakan oleh PT. Citra Pribumi Teknik Perkasa ini terdiri lima kecamatan, yakni Libureng, Kahu, Petimpeng, Ponre, dan Kajuara.

Dengan panjang talud dikerjakan 15,15 Kilo Meter dengan anggaran APBN Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020–2021, yang sementara berjalan dan beberapa tahap telah selesai. (Fan/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button