Trending

Penarikan Pegawai KPK Jadi ASN Polri Dianggap Upaya Humanis

Jubir Jokowi Sebut Bisa Akhiri Polemik

Jubir Presiden Jokowi menganggap pengalihan 56 pegawai KPK sebagai ASN Polri adalah upaya humanis dan bisa mengakhiri komplik.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menempatkan 56 pegawai KPK sebagai ASN Polri mendapat respons Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman.

Menurut Fadjroel penarikan itu dapat menjadi solusi menyelesaikan polemik pemecatan pegawai KPK. Ia menyebutkan perekrutan pegawai KPK menjadi ASN Polri adalah upaya baik.

Respons Fadjroel hanya mengonfirmasi pernyataan Listyo soal Jokowi merestui perekrutan pegawai KPK menjadi ASN Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyatakan akan menarik 56 orang pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Kapolri ingin menjadikan sebagai ASN Polri.

Baca Juga: Bukan Jadi Penyidik, 56 Pegawai KPK Ditarik Polri Sebagai ASN

Listyo mengusulkan rencana itu melalui surat kepada Presiden Jokowi. Menurut Listyo, Jokowi telah merestui rencana itu, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Soal Tes TWK, Direktur KPK Nyatakan Perang Terbuka dengan BKN

Menurut Listyo, mereka pun telah mendapat surat pemecatan. Para pegawai KPK itu juga tidak lagi bekerja di KPK mulai 1 Oktober mendatang.

Meski telah melakukan berbagai upaya, seperti mengadu ke Komnas HAM dan bersurat ke Jokowi. Tetapi sampai sekarang, Jokowi belum menyatakan sikap secara langsung ke publik.

Sementara itu, pihak BKN menyatakan, menjadi ASN Polri para pegawai KPK harus mengikuti ujian. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button