Trending

Ari Ashari Harap Perusahan Tak Abaikan Tanggung Jawab Sosial Kepada Masyarakat

Produk Hukum Sudah Diterbitkan Pemerintah

“Jadi kita berharap semua perusahaan bisa memahami apa-apa kewajiban terhadap lingkungannya,” tegas Anngota DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham Sosialisasi Perda, di Hotel Almadera, Kamis (30/09/21).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Legislator Partai NasDem, Ari Ashari Ilham terus menyosialisasikan produk hukum daerah kepada seluruh masyarakat Kota Makassar.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar itu, tidak ingin ada masyarakat yang tidak mengetahui produk-produk hukum yang sudah di terbitkan pemerintah kota.

Salah satu produk hukum yang di sosilisasikan yakni Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP), di Hotel Almadera, Kamis (30/09/21).

Melalui perda ini, Ari berharap tidak ada lagi perusahaan yang mengabaikan kewajiban dalam melaksanakan TSLP yang menyentuh langsung masyarakat.

Baca juga: Legislator Asri Ashari Ilham: Peran Guru Sangat Vital, Banyak Bergaji Minim

Program yang di maksud seperti dana hibah yang di berikan perusahaan kepada masyarakat. Subsidi pembiayaan untuk proyek pengembangan masyarakat dan bantuan sosial dalam bentuk barang atau uang.

Pelayanan sosial berupa kesehatan, pendidikan, olahraga, dan santunan pekerja sosial. Serta perlindungan sosial berupa pemberian kesempatan bagi para atlet nasional atau daerah yang sudah purna bakti.

“Jadi kita berharap semua perusahaan bisa memahami apa-apa kewajiban terhadap lingkungannya,” tegas Ari.

Iskandar selaku narasumber mengatakan setiap perusahaan harus mengeluarkan CSR 2,5% dari laba setiap tahun untuk masyarakat.

Baca juga: Ari Ashari Ungkap Kasus Kekerasan Anak Kota Makassar Meningkat

“Bisa CSR dalam bentuk sunatan massal atau mungkin pemberian vitamin kepada masyarakat,” ujar dia.

Kata dia, pemerintah kota wajib menyampaikan program skala prioritas sebagai bahan perencanaan program TSLP. Dewan TSLP yang bertugas melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait dan perusahaan perihal program yang di unggulkan.

“Bantuan perusahaan dalam bentuk CSR yang membantu menyukseskan program pemerintah kota tanpa membebani APBD. Makanya program perusahaan dan OPD itu mesti sejalan,” ungkap dia. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button