Trending

Video Korban Bom Katedral “Tolong Bantu Viralkan untuk Dilihat oleh Bapak Presiden”

Kedua Korban Minta Kejelasan Pemerintah

Video keduanya viral di media sosial berdurasi 2 menit 35 detik tersebar luas di Tiktok, yang dibagikan akun @Farahkaman0. Dalam keterangan video bertuliskan “tolong bantu viralkan untuk dilihat oleh bapak Presiden.”

MAKASSAR, NEWSURBAN. ID — Dua korban dari aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral Makassar minta kejelasan pemerintah.

Keduanya, adalah Valeria Silitohun berasal dari Tual, Maluku dan Kariadi Mayu dari Ternate. Mereka merupakan perantau yang sedang menempuh pendidikan di kampus keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar.

Video keduanya viral di media sosial berdurasi 2 menit 35 detik tersebar luas di Tiktok, yang dibagikan akun @Farahkaman0. Dalam keterangan video bertuliskan “tolong bantu viralkan untuk dilihat oleh bapak Presiden.”

“Saya adalah anak perantau yang datang untuk melanjutkan studi dan tidak memiliki keluarga di sini. Saya merupakan salah satu korban bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sekitar enam bulan lalu,” kata Valeria dalam video, kutip, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Plt Gubernur Sulsel Bersama Mensos Risma Jenguk Korban Bom Katedral di RS Bhayangkara

Atas kejadian itu, Valeria mengaku mengalami keloid pada bagian tangan dan kakinya. Akibat luka bakar saat terjadinya aksi bunuh diri. Bahkan dirinya tidak bisa beraktivitas dengan layak.

“Saat ini saya mengalami keloid pada bagian tangan dan kaki. Saat ini keloidnya sangat terasa nyeri dan mengalami penebalan yang terus menerus. Saya tidak bisa melakukan aktivitas dengan sempurna karena keloid meluas di tangan saya,” ungkapnya.

Bahkan, pengakuan Valeria pernah di janjikan pemerintah untuk melakukan pengobatan. Tapi saat ini belum juga realisasi.

Sebelumnya, lanjutnya, mereka berdua sempat di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Ia meminta bantuan Uskup, Pastor, dan donatur. Agar bisa mendapatkan pengobatan mengatasi keloid di bagian tangan dan kakinya.

Baca juga: Plt Gubernur Serahkan Bantuan ke Korban Bom Katedral di RS Bhayangkara Makassar

“Saya juga menunggu kepastian operasi dari Rumah Sakit Bahayangkara Makassar. Tetapi saya belum menerima kepastian dan ACC dari rumah sakit. Saat ini saya meminta kepada bapak ibu, bapak uskup, para pastor, dan para donatur lainnya untuk bisa membantu kami. Semoga kami juga dapat beraktivitas dengan baik dan lebih luas,” harapnya.

Sementara Kariadi, menambahkan mengalami keloid di bagian tangan kanan. Bahkan sampai siku. Selain itu, di bagian kaki kiri, dari telapak kaki hingga lutut.

“Saya sering terganggu karena mengalami gatal dan kesakitan. Saya juga meminta bantuan bapak ibu yang menonton video ini, agar kulit kami bisa sembuh kembali,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button