Trending

Tekan Angka Kematian Ibu, Pemkab Gowa Tingkatkan Fungsi Pelayanan RTK

Berkerjasama Sejumlah Lembaga Terkait

Pj Sekda Gowa, Kamsina mengaku bersyukur atas kerjasama sangat di butuhkan dalam pemberian edukasi kepada ibu hamil, ibu nifas, bayi lahir serta mencegah terjadinya keterlambatan penanganan kegawatdaruratan.

GOWA, NEWSURBAN.ID — Pemerintah Kabupaten Gowa terus melakukan upaya dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang ada.

Hal ini dengan melakukan kerjasama dengan Lembaga Jaringan Aspirasi Pelayanan (Jas Publik) Gowa dengan Lembaga Perwakilan Mitra Pembangunan. Antara lain Yayasan Dompet Dhuafa Republika, PT Indofood Sukses Makmur dan Forus CSR Kesos Sulsel.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Kerjasama Setkab Gowa, Emy Pratiwi usai melakukan audiens secara virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Jum’at (01/10/21).

Maksud dan perjanjian kerjasama ini. Menurutnya, untuk meningkatkan fungsi kehadiran RTK sebagai tempat perlindungan (shelter). Antara rujukan menuju Fasilitas Kesehatan bagi ibu hamil dan ibu hamil Berisiko Tinggi (RISTI) di Kabupaten Gowa. Dengan kerjasama yang dilakukan nantinya kehadiran RTK ini akan menjadi Rumah Tunggu Kelahiran Plus (RTK+) melalui kegiatan-kegiatan edukatif, promotif, dan preventif.

Baca juga: Abdul Hayat Apresiasi Program USAID Turunkan Kematian Ibu dan Bayi

“Alhamdulillah kita bersyukur karena Pemkab Gowa mendapatkan manfaat dari kerjasama ini. Ini di lakukan karena masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Sehingga dengan pertimbangan itu buatkanlah cara untuk mengurangi angka kematian. Dengan meningkatkan fungsi RTK melalui edukasi, pembinaan dan lainnya,” ungkapnya.

Kabag Kerjasama Setkab Gowa ini mengaku, saat ini Pemkab Gowa memang telah memiliki RTK. Namun melalui kerjasama dengan berbagai pihak. Ia berharap mampu meningkatkan fungsi dan kegunaannya bagi ibu khususnya yang memiliki akses sulit.

Sementara Pj Sekda Gowa, Kamsina mengaku bersyukur atas kerjasama sangat di butuhkan dalam pemberian edukasi kepada ibu hamil, ibu nifas, bayi lahir serta mencegah terjadinya keterlambatan penanganan kegawatdaruratan.

“Kami sangat berterimakasih atas kerjasama ini, karena pemerintah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak seperti pihak swasta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti yang kita lakukan hari ini,” ungkapnya.

Baca juga: Dinas PPKB Gowa Dorong Program Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan

Pada kesempatan itu, ia meminta agar SKPD terkait bisa memastikan kerjasama tersebut berjalan dengan baik dengan aktif melakukan koordinasi ke pihak-pihak yang melakukan kerjasama.

“Mohon Kadis Kesehatan, Kabag Kerjasama dan mungkin bisa melibatkan Dinas PPPA mengawal kerjasama ini insyaallah dalam waktu dekat kita lakukan penandatanganan,” jelasnya.

Salah satu mitra kerjasama, Pimpinan Kesehatan Dompet Duafa Sulsel, Asdinullah mengaku pihaknya akan terlibat dalam mendukung program kegiatan di RTK. Melalui biaya operasional sesuai dana yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Biaya.

“Kita berharap program ini bisa berjalan dengan baik.  Kami akan tersu memberikan dukungan pembiayaan terkait peningkatan fungsi RTK ini,” jelasnya.

Audiens ini turut di ikuti Kepala Dinas Kesehatan, Lembaga Just Publik dan Ketua Forum CSR Kesos Sulsel. Serta Dompet Duafa, Policy Helaty Plus, secara virtual oleh PT Indofoot, USAID, dan Policy Helaty Plus. (NH/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button