Trending

Cegah Kerusakan Lingkungan, M Yahya Minta Izin Pembangunan Diperketat

Meminimalisir Potensi Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

“Pembangunan ini perlu di atur. Karena memiliki potensi pencemaran dan kerusakan lingkungan. Sehingga perlu perketat izin,” ujar Anggota DPRD Kota Makassar, M.Yahya.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Indonesia memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Pemerintah membentuk regulasi untuk melindungi. Tak hanya itu, perizinan untuk pembangunan diperketat untuk meminimalisir pencemaran lingkungan.

Hal itu di sampaikan M.Yahya saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Hotel Harper Makassar, Sabtu (02/10/21).

“Pembangunan ini perlu di atur. Karena memiliki potensi pencemaran dan kerusakan lingkungan. Sehingga perlu perketat izin,” ujar M.Yahya.

Akibatnya, jika pembangunan tidak di atur. Menurutnya hal itu mengakibatkan daya dukung, daya tampung dan produktivitas lingkungan hidup menurun. Akhirnya, menjadi beban sosial.

Baca juga: M Yahya Tegaskan Peran Orang Tua Cukup Besar Lindungi Anak

“Lingkungan hidup di Indonesia harus dilindungi dan di kelola dengan baik. Berdasarkan azas yang baik dan berkeadilan,” paparnya.

Politisi NasDem ini mengatakan, pengelolaan lingkungan hidup harus memberikan manfaat ekonomi, sosial dan budaya ke lingkungan sekitar. Namun, dia mengingatkan bahwa pengelolaan ini harus di laksanakan dengan prinsip kehati-hatian.

“Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut di kembangkannya suatu sistem terpadu. Berupa kebijakan nasional perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup taat asas dan konsikuen mulai pusat hingga daerah,” jelasnya.

Baca juga: Dewan Ingatkan Bahaya Kerusakan Lingkungan

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Saharuddin Ridwan mengatakan, sampah di Makassar mencapai 1300 ton perhari. Sehingga, perlu di atur sedemikian agar keberadaannya tidak mengganggu lingkungan hidup.

“Jenis sampah terbanyak itu berasal dari sisa makanan yang di produksi dari rumah tangga,” jelas Saharuddin.

Dia menjelaskan, setiap orang menghasilkan sampah. Artinya, pertambahan jumlah pendudukan sama dengan bertambahnya sampah. Olehnya itu, pentingnya pengelolaan lingkungan dengan baik.

“Harus ada solusi untuk sampah. Makanya, TPA itu perlu di kelola dan saat ini sedang dilakukan pemerintah kota dengan menghadirkan PLTSa,” ungkapnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button