Trending

Kejaksaan Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Tondong Bone

Dua Ditahan, Satu Buron

Kejaksaan Negeri Bone melalui Cabang Kejaksaan Lappariaja menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa Tondong. Dua sudah mendekam dalam tahanan, satu buron.

BONE, NEWSURBAN.ID — Kepala Cabang Kejaksaan Lappariaja Arifuddin Achmad mengatakan telah menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa Tondong. Dua dari mereka telah mendekam dalam tahanan. Sementara satu orang melarikan diri (buron).

Ketiga tersangka kasus tersebut terdiri dari Kepala Desa Tondong AR, Kaur Keuangan Desa Tondong AK. Dan Sekretaris Desa Tondong MY.

Dua dari tiga tersangka, AR dan AK telah mendakam dalam tahanan. Sementara MY buron.

Sebelumnya, tersangka AR sempat menang pada Praperadilan. Namun, sang Kepala Desa Tondong itu, kembali menjadi tersangka oleh Cabjari Lapri, Kejari Bone.

Namun, kejaksaan akhirnya menjemput paksa AR yang masih menjabat Kepala Desa Tondong, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kasus yang menjerat AR sebagai tersangka adalah dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Tahun 2017 hingga 2018. Ia tersangung masalahpekerjaan yang tidak sesuai Rencana Anggaran Bangunan (RAB).

“Tersangka AR selaku Kepala Desa Tondong dan AK selaku Kaur Keuangan Desa Tondong berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lapariaja,” ujarnya Senin (4/10/2021).

Yang mana Nomor : Print-06/P4.14.8/ Fd.1/09/2021 tanggal 7 September 2021 dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi pada pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Tondong.

Audit Inspektorat Bone

Berdasarkan hasil inspektorat Kabupaten Bone, proyek yang dananya dari Dana Desa Tondong tersebut menimbulkan kerugian negara.

“Berdasarkan audit Inspektorat Kabupaten Bone, ada kerugian Negara sekitar Rp330.660.613 atas pekerjaan yang tidak sesuai RAB tersebut,” kata Arifuddin.

Setelah penyelidikan, pihak Kejaksaan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan penahanan tiga tersangka. Kejaksaan menahan tersangka selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan. Penahanan terhitung mulai 30 September hingga 19 Oktober 2021.

Namun, satu dari tiga tersangka yakni MY kabur dan menjadi daftar pencarian orang atau DPO.

Baca Juga: Oknum Kades di Bone Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

(fann/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button