Trending

Angin Kencang Rusak Kios dan Rumah Warga di Labotto Bone

Dua Kios Satu Rumah Rusak Parah

Angin kencang (puting beliung) menerjang Desa Desa Labotto, Kabupaten Bone. Angin kencang berputar itu merusak rumah dan kios milik warga.

BONE, NEWSURBAN.ID — Sebuah rumah Panggung milik Hj Hasna rusak parah akibat terpaan angin puting kencang berputar.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Labotto, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan sekitar 07.00 wita, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga:

Selain rumah milik Hasna, angin puting beliung juga menghantam dua unit kios dagangan. Kios tersebut masing-masing milik Hj Darmawati dan H Andong.

Kepala Desa Labotto Hamsah saat membenarkan peristiwa alam itu.

“Iya kejadiannya pagi sekali, satu rumah dan dua kios yang terkena puting beliung. Satu orang warga setempat terkena balok kios saat ingin menyelamatkan barang jualannya,” ungkap Hamsah.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Dray Febrianto mengimbau kepada seluruh masyarkat Bone untuk tetap waspada.

“Sekarang ini, kita sulit menebak cuara. Biasa panas tiba-tiba hujan dan anging kencang,” kata Dray Febrianto.

BPBD juga melaporkan, tidak ada korba jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, BPBD memperkirakan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

PERISTIWA SERUPA

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Bone pada awal Juli 2021. Kala itu, hujan deras bersamaan puting beliung mengakibatkan sebuah tenda pesta perkawinan rubuh, Minggu (7/3/2021).

Selain tenda pesta pernikahan, puting beliung juga menerpa dua unit rumah warga. Rumah yang rusak akibat diterpa angin puting beliung berlokasi di Desa Carebbu Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Kepala Desa Carebbu Suriani membenarkan kejadian ini. “Iya ada dua rumah yang terkena angin rumah pertama Cellong dan yang kedua H Landu selain rumah ada juga tenda pengantin samapai-sampai tenda itu rubuh kena angin,” ujarnya, Minggu (7/3/2021).

Dia prihatin pada penyelenggara pesta. Pasalnya, sang pengantin akan menggelar peseta pernikahannya besok, Senin (8/3/2021).

“Kasihan juga yang punya pesta, karena besok pestanya ini hari sudah mendirikan baruga tiba-tiba terkena musibah. Tapi untungnya tidak adaji yang kena atau korban jiwa hanya tenda saja yang rebah,” tambah Suriani.

Selain di Desa Carebbu kejadian ini juga menimpa warga Desa Mattiro Walie, Kecamatan Tellu Siatinnge. Di desa ini, sebuah teda pesta perkawinan juga rubuh akibat terpaan angin puting beliung.

Camata Tellu siatinnge Andi Kusayyeng mengatakan, kejadian itu saya dengar dari isteri. “Kebetulan ibunya tadi kepesta pernikahan itu tapi memang tadi siang hujan keras dan kencang angin iya tendanya rebah kena angin tapi tidak ada korban jiwa atas kejadian ini hanya tenda saja yang rebah serta peralatan didalam tenda itu,” jelas Andi Kusayyeng. (fan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button