Trending

PTSP Gowa Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Usahanya Melalui OSS

Mudahkan Investasi

PTSP Gowa terus berupaya memudahkan pelaku usaha. Untuk itu, Dinas Penanaman Modal dan DPM PTSP Kabupaten Gowa menyosialisasikan kebijakan penanaman modal dan bimbingan teknis sistem online single submission (OSS) dan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

GOWA, NEWSURBAN.ID — Sebagai upaya mempermudah masyarakat Kabupaten Gowa dalam pengurusan maupun pendaftaran usaha hingga berinvestasi di Kabupaten Gowa.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Gowa melakukan Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Bimbingan Teknis Sistem Online Single Submission (OSS) dan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

Pelaku usaha se-Kabupaten Gowa mengikuti sosialisasi tersebut di Gedung Marika, Selasa (12/10).

Penjabat Sekda Gowa, Kamsina mengatakan sosialisasi ini sangat penting sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Menurutnya melalui kegiatan tersebut kebijakan-kebijakan penanaman modal melalui sistem OSS akan menjadi acuan bagi pelaku usaha yang akan menanamkan modal usaha di Kabupaten Gowa.

“Pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan baru sehingga kita lebih awal melakukan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha untuk mengetahui sistem yang diberlakukan yaitu OSS ini,” katanya.

Selain itu, Pj Sekda mengungkapkan pelaku usaha yang ingin menjalankan usaha di Kabupaten Gowa harus mengetahui syarat yang harus mereka ikuti. Sehingga seluruh investasi maupun pelaku usaha dapat terdata dan terdaftar dengan baik melalui sistem  OSS yang digunakan itu.

“Kita lakukan ini agar investasi yang masuk di Kabupaten Gowa bisa terdata dan terdaftar dengan baik. Jadi ini penting agar seluruh pelaku usaha mengerti rambu-rambu sebagai syarat dalam menjalankan usahanya di Kabupaten Gowa,” tambah Kamsina.

Olehnya ia berharap investasi yang masuk tetap harus bisa terkendali agar bisa mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Juga kemajuan daerah tanpa mengabaikan pengawasan agar selaras dengan kebijakan-kebijakan yang ada.

Perubahan Sistem

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Indra Setiawan Abbas mengatakan sosialisasi ini untuk pelaku usaha. Di mana terdapat beberapa perubahan aturan yakni jika pelaporan usaha dulunya secara manual. Kini, harus secara online melalui sistem OSS.

“Ini sebenarnya sosialisasi kepada pengusaha terkait penyesuaian terhadap PP Nomor 5 tahun 2021 tentang izin usaha. Di mana semua sektor-sektor usaha itu wajib mendaftar lewat OSS,” katanya.

Indra Setiawan mengaku kehadiran OSS yang telah baru ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengajukan perizinan. Pasalnya OSS saat ini telah berbasis risiko dan tidak perlu lagi mengurus izin lainnya. Seperti izin lingkungan dan sebagainya sehingga akan semakin cepat.

“Semua usaha termasuk UMKM harus memiliki  kepastian usaha. Nah, dengan adanya OSS ini, tidak lagi sulit mengurus izin-izin lainnya. Teapi bisa langsung melaporkan usahanya dengan mengikuti syarat dasar yang dalam OSS itu. Kita berharap pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum dengan mendaftarkan usahanya,” harapnya. (nh/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button