Trending

Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak: Cukup Penting di Kota Palu

Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021

Kegiatan ini di gagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu di laksanakan di ruang pertemuan Bantaya kantor Wali Kota Palu, Selasa (26/10/21).

PALU, NEWSURBAN.ID — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Diah Puspita, A.Md menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Palu Nomor 01 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak.

Kegiatan ini di gagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu di laksanakan di ruang pertemuan Bantaya kantor Wali Kota Palu, Selasa (26/10/21).

Ketua TP PKK Kota Palu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Sosialisasi (Perda) nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak.

Baca juga: Wali Kota Palu Larang Anak-Anak dan Lansia Ikut Salat Idul Adha di Masjid

Perda ini, kata Diah Puspita, bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Menurutnya, agar dapat hidup tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat serta martabat kemanusiaan. Bahkan, mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Demi terwujudunya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera. Maka setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi,” ungkap Wakil Wali Kota Palu.

Baca juga: Resmikan Posyandu Ramah Anak, Diah Puspita Harap Kota Palu Layak Anak

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, menambahkan keberadaan Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Kota Palu, kami anggap penting.

Sebab, katanya, anak adalah penerus keberlangsungan suatu daerah. Karena itu kewajiban pemerintah daerah dan stakeholders terkait lainnya untuk mengupayakan hak dasar hidupnya.

“Menghindarkan mereka dari berbagai bentuk kekerasan. Perlakuan salah eksploitasi dan penelantaran. Serta terlindunginya kesempatan mereka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Imran Lataha.

Baca juga: Sembuh, Anak Gizi Buruk Dijemput Walikota Palu

Dalam sosialisasi Perda tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Imran Lataha, S.E, M.Si, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu, Yudhi Firman.

Turut hadir Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona sekaligus sebagai narasumber dan pejabat lainnya. (ysf/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button