Fakta Baru, Pegawai Dishub Makassar Tewas Ditembak OTK?

Awalnya Diduga Kecelakaan Tunggal

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Awalnya-di-duga kecelakaan tunggal hingga tewas, ternyata di duga Pegawai Dishub Makassar Ditembak Orang-Tak-Dikenal atau OTK. Kematian Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Najamuddin Sewang (34) awalnya, di duga mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal. Namun, ada fakta baru penyebab kematiannya. Korban tewas tertembak.

Terkait perkembangan kasus, pihak keluarga minta agar penyebab kematian korban di telusuri. Sebab, ada luka seperti bekas peluru di punggung sebelah kanan korban. Luka itu kecil, mengeluarkan darah.

Mengusut kematian Najamuddin, pihak Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara bersama Tim Inafis berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di rumah duka, Perum Alauddin Recidence Blok K5, Jl. Sultan Alauddin, Minggu malam, 3 April 2022, sekira pukul 20.21 WITA.

Baca Juga: Pegawai Dishub Makassar Tewas di Jalan Dengar Letusan, Ada Luka Mirip Lubang Peluru di Tubuh Belakang

“Sudah tiba Dokpol di rumah duka untuk autopsi. Korban alami luka di punggung sebelah kanannya,” kata salah satu rekan kerja korban.

Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian tentang penyebab kematian korban.

“Sementara Lidik (penyelidikan). Nanti pihak rumah sakit yang menentukan,” kata Kapolsek Tamalate, Kompol Irwan Tahir mengutip sulsel.herald.id.

Dalam keterangan lainnya, polisi menduga penyebab kematian korban karena di aniaya dengan cara di tembak.

Petunjuk Rekaman CCTV

Terkait kematian Najamuddin Sewang, sebuah rekaman CCTV beredar, berurasinya 1 menit 20 detik, menyorot detik-detik terakhir korban tewas usai terjatuh dari sepeda motornya.

Rekaman CCTV itu, pada detik ke-3 tampak sepeda motor korban sejajar dengan sepeda motor yang di kendarai orang berjaket kuning. Namun hanya sedetik, kedua motor itu tak terlihat karena terlindung pohon.

Lalu pada detik ke-5, korban agak menjauh ke arah kiri. Dan, pada detik ke-6 pemotor berjaket kuning tancap gas.

Sedangkan korban yang awalnya agak ke kiri, kemudian stang motornya ke kanan sebelum kemudian terjatuh pada detik ke-8. Dan pada detik ke-8 itu, pengendara sepeda motor berjaket kuning itu, hilang dari frame CCTV.

Dari baket yang beredar, terungkap kalau pemotor yang beriringan dengan korban adalah pengemudi ojek online.

Baca Juga: 3 Jam Tergeletak di Tepi Jalan, Usman Korban Tabrak Lari Meninggal Dunia

Baket tersebut juga mengungkap kesaksian NR (35), pekerja taman di lokasi dugaan penembakan. Menurut NR, saat itu korban melintas di TKP menggunakan sepeda motor, yang beriringan dengan pengemudi ojol. NR juga menyebut nama perusahaan ojol tersebut.

Saksi NR tiba-tiba mendengar suara letusan. Awalnya dia menduga suara knalpot. Akibat suara letusan tersebut, korban langsung terjatuh.

Sementara itu, pengendara ojol yang beriringan dengan korban, tidak berhenti melainkan terus melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.

Saksi NR lalu berusaha menolong korban dan mengangkat ke tepi jalan.

Baca Juga: Penemuan Mayat Seorang Warga Lansia Gegerkan Warga Bone

Namun korban saat itu kata NR, sudah tidak sadarkan diri. Diduga sudah meninggal dunia. Kemudian salah seorang teman korban melintas di TKP dan mengenali korban. Teman korban kemudian menghubungi keluarga korban.

Awalnya keluarga menerima kalau korban meninggal karena lakalantas tunggal. Namun, setelah seorang rekan korban menyerahkan CCTV yang mencurigakan, mereka kemudian memeriksa luka di punggung korban. Memang ada lubang seperti luka bekas peluru. Keluarga juga memeriksa sweater dan baju dinas korban, memang ada lubang.

Hingga kini, motif dan pelaku masih misterius, –sementara isu yang beredar Pegawai Dishub Makassar ditembak hingga tewas di jalan. (cr/*)

Exit mobile version