Legislator Pusat Samsu Niang: Jarang Ada Pemimpin Seperti Andi Utta

BULUKUMBA, NEWSURBAN.ID Anggota Komisi VIII DPR RI Samsu Niang memuji kepemimpinan Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta) memimpin Kabupaten Bulukumba. Hal itu, ia sampaikan saat menghadiri monitoring percepatan penyerahan bantuan BLT BBM, bantuan sembako dan PKH di halaman Kantor Kepala Desa Darubiah, Kecamatan Bonto Bahari, Kamis, 24 November 2022.

Saat sambutannya, Samsu Niang memuji totalitas Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang tulus mengabdi berbuat untuk kepentingan daerah dan masyarakatnya. Usai melontarkan pujian itu, ratusan masyarakat bersorak ‘dikerja bukan dicerita’.

“Saya kenal betul beliau (Andi Muchtar Ali Yusuf). Saya banyak mendengar keberpihakannya kepada masyarakat kecil. Jarang kita temukan pemimpin seperti beliau,” ujarnya.

Baca Juga : Benelli Day Makassar, Siapkan Benefit Khusus Pemilik dan Member ClubBenelli Day Makassar

Legislator PDIP itu menyebut, masyarakat memang butuh sosok pemimpin seperti Muchtar Ali Yusuf, yang sudah selesai dengan urusan dapurnya. Sehingga, benar-benar bisa memikirkan kepentingan masyarakatnya.

“Beliau (Muchtar Ali Yusuf) datang ke Bulukumba, bukan cari uang lagi. Tapi semata-mata mengabdi untuk masyarakat Bulukumba,” jelas Samsu Niang.

Ia juga menerangkan, bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada penerima manfaat di Kabupaten Bulukumba, tidak begitu saja datang. Tapi, tak terlepas dari peran sang bupati.

“Kita patut bersyukur, bupati sangat perhatian kepada masyarakat kecil,” tukasnya.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan terima kasih atas kedatangan anggota DPR RI Dapil Sulsel 2 tersebut, dalam mengawal dan mengawasi pendistribusian bansos.

“Nama Pak Samsu Niang tidak asing bagi saya. Semoga beliau bisa mengkomunikasikan untuk anggaran-anggaran di pusat,” katanya.

Baca Juga : SMA Islam Athirah Bukit Baruga Pamerkan Dua Belas Website dan Komik Digital di Education Expo

Bupati akrab disapa Andi Utta, meminta agar masyarakat penerima manfaat yang sudah masuk kategori mampu, untuk mundur secara sukarela jadi penerima. Sebab, masih banyak masyarakat yang butuh.

“Kalau ada yang sudah mampu, minta tolong agar melaporkan dan mundur secara sukarela, karena banyak saudara kita yang butuh bantuan. Masih banyak yang belum tersentuh,” jelasnya.

Sekadar diketahui, juga hadir pada kegiatan itu, Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Bambang Tri Hartono, Koordinator Pendamping Bidang Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Joni Pasomba, serta Kadis Sosial A Mappiwali.(*)

Exit mobile version