BPBD Sulsel Membantu Pendistribusian Air Bersih ke Ratusan Rumah Warga Kompleks Kodam 3 Makassar

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sulsel membantu pendistribusian air bersih untuk warga Kompleks Kodam 3 di Jalan Kotipa 6, Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu malam (26/6/2023).

Sekretaris BPBD Sulsel, Andi Munawir turut turun langsung dalam pendistribusian air bersih itu.

“Kita mendapat keluhan warga terkait kebutuhan air bersih. Dan BPBD Sulsel di bawah arahan bapak Gubernur, kita turun mendistribusikan air bersih dengan kendaraan armada kami,” jelas Andi Munawir.

Baca Juga: Tiga Tahun Vakum Karena Pandemi, Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulsel Kembali-Digelar

Respon ini, kata dia, tidak lepas dari instruksi langsung dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Bapak Gubernur selalu berpesan, setiap ada keluhan masyarakat dan memungkinkan untuk diakomodir, kita harus bergerak dan merespon cepat membantu masyarakat,” tuturnya.

Mobil tangki air BPBD Sulsel pun menyasar ratusan rumah warga dalam menyalurkan ke setiap rumah warga.

Di kompleks ini, ada sekitar 700 rumah warga yang terbagi dalam 4 RT. Dalam distribusi air ini, telah di salurkan sekitar 220 rumah atau 2 RT yang telah di suplai air bersih.

Baca Juga: Jelang Hari Raya Iduladha, Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota

Sementara itu, salah satu warga bernama Agustina merasa terbantu dengan mendapat distribusi air bersih.

Masyarakat sekitar, kata dia, biasanya kesulitan air bersih jika musim kemarau. “Di musim kemarau ini, kami kesulitan air. kami laporkan ke BPBD Provinsi, Alhamdulillah di respons,” katanya.

Dia pun berterima kasih atas kesigapan BPBD yang merespon cepat keluhan masyarakat.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Bangun Rumah Baru untuk Korban Banjir Bandang Jeneponto

“Mewakili warga, kami ucapkan terima kasih kepada BPBD membantu penyaluran air bersih kepada kami warga Kodam 3. Karena ini sangat membantu sekali bagi kami di saat musim kemarau, karena airnya keruh, jadi tidak bisa di gunakan,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version