Munafri: UMKM Diberi Ruang di Festival Mulia Ramadan, Semarakkan Perputaran Ekonomi Makassar

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelaksanaan Festival Mulia Ramadan di Masjid Amirul Mukminin Pantai Losari. Sebanyak 18 brand kuliner dan lima perusahaan ambil bagian dalam festival yang digelar selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan tersebut.

Festival Mulia Ramadan dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta dihadiri jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar dan pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa festival ini menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadan.

“Festival ini memberikan ruang kepada saudara-saudara kita UMKM untuk bergabung bersama pengurus masjid dan seluruh warga Makassar dalam memeriahkan amaliah Ramadan,” ujarnya.

Munafri juga mengajak masyarakat menjadikan Festival Mulia Ramadan sebagai destinasi ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Berbagai kegiatan religius dan perlombaan turut disiapkan untuk menambah semarak suasana, mulai dari lomba dai cilik hingga lomba-lomba bernuansa keislaman lainnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih meriah di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Munafri turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung operasional pengurus masjid. Ia menegaskan, kebutuhan sahur pengurus masjid tidak lagi dibebankan kepada panitia.

“Kalau sahurnya pengurus masjid, itu sudah menjadi urusan saya, jangan lagi diurus,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Munafri menjelaskan, pemusatan kegiatan di Masjid Amirul Mukminin dilakukan agar seluruh rangkaian acara lebih terfokus dan berkualitas. Dengan demikian, pengunjung akan terarah ke tenant-tenant yang tersedia, sekaligus mendukung peningkatan omzet UMKM. Pemerintah Kota Makassar juga memastikan aspek kebersihan dan ketertiban menjadi prioritas selama festival berlangsung.

Ia mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM dalam Festival Mulia Ramadan. Menurutnya, masih banyak UMKM di Makassar yang membutuhkan sentuhan dan dukungan pemerintah agar mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya.

“Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak UMKM di Makassar yang perlu didorong dan ditingkatkan kemampuan usahanya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai Festival Mulia Ramadan menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial. Mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” ujarnya.

Aliyah menambahkan, kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Terapung Losari tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang positif serta memperkuat identitas Makassar sebagai kota religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Kita ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version