LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID – Guna memperkuat sinergitas dalam memastikan terlaksananya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman dan berkualitas, maka Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi Tim Satgas MBG dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev).
Kegiatan digelar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Selasa (10/3/2026), yang dipimpin oleh Ketua Satgas MBG Lutim, Andi Juana Fachruddin, Sekretaris Satgas MBG, Kamal Rasyid, Korwil BGN Lutim, Sasmita, Kodim 1403/Palopo, Mayor Arm. Syafaruddin, dan Kabag Logistik Polres Lutim, Akp Eli Kendek.
Monev ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar kesehatan, higiene sanitasi, serta ketentuan teknis yang berlaku, sekaligus menjamin ketepatan sasaran penerima manfaat.
Dalam arahannya, Ketua Tim Satgas Lutim, Andi Juana Fachruddin menegaskan agar seluruh prosedur operasional standar (SOP) benar-benar dijalankan dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, program ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak sehingga harus dilaksanakan dengan serius dan penuh tanggung jawab.
“Kami minta SOP benar-benar dijalankan karena ini menyangkut anak-anak. Kita harus serius. Kami juga ingin mempertegas poin-poin yang menjadi kewajiban, sesuai instruksi Kepala BGN Nasional,” ujar Andi Juana.
Andi Juana menjelaskan, setiap paket makanan harus mencantumkan harga dan kandungan kalori, serta dipastikan telah memenuhi standar higienis. Selain itu, proses pengemasan makanan juga harus menggunakan bahan yang ramah makanan.
“Mulai dari penyedia di dapur, kebersihan saat memasak hingga proses pengantaran makanan harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Satgas Lutim, Kamal Rasyid, meminta jajaran KPPG serta korwil untuk konsisten menerapkan standar yang telah ditetapkan. Kepala SPPG juga diminta tegas apabila ada makanan yang tidak sesuai standar.
“Kepada kepala sekolah jika ada yang tidak sesuai dengan standar, silahkan ditolak. SPPG harus berkoordinasi dengan baik agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai SOP. Intinya, kami ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita di Lutim,” pungkas Kamal.
Di kesempatan yang sama, Ketua Korwil BGN Lutim, Sasmita, mengungkapkan bahwa apabila terdapat keluhan, saran, maupun masukan terkait menu MBG, masyarakat dapat langsung menyampaikannya melalui media sosial SPPG Kabupaten Luwu Timur.
Ia juga menambahkan bahwa, kehadiran SPPG 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat di daerah terpencil.
Turut hadir, para kepala OPD terkait, para camat dan kepala SPPG wilayah se-Luwu Timur. (#)
