PALU, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menghadiri acara buka puasa bersama Ketua RT dan RW se Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Tatanga pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Jabatan Wali Kota Palu dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palu serta para Ketua RT dan RW dari dua kecamatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu terus melakukan berbagai upaya pembangunan dan penataan kawasan secara bertahap guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta kemajuan Kota Palu.
Wali kota mencontohkan penataan kawasan Jalan Ponegoro yang diarahkan menjadi salah satu kawasan pusat perbelanjaan di Kota Palu.
Penataan tersebut diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus meningkatkan geliat perdagangan di wilayah kota.
Selain itu, wali kota juga menyinggung rencana pembangunan Pasar Inpres Manonda yang diharapkan dapat memberikan fasilitas pasar yang lebih tertata, nyaman, dan representatif bagi para pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Di sektor transportasi, wali kota turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Bus Trans Palu yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Palu.
Menurut wali kota, masyarakat cukup membayar Rp5.000 untuk menggunakan layanan bus tersebut selama satu hari penuh.
“Ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Dengan menggunakan bus, kita juga belajar tertib waktu dan disiplin waktu. Semua ini kita lakukan untuk kemajuan Kota Palu,” ujar wali kota.
Lebih lanjut, wali kota menyampaikan bahwa pemerintah kota juga terus melakukan revitalisasi di sejumlah kawasan di Kota Palu secara bertahap.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan kota.
Wali kota juga menegaskan bahwa dirinya selalu membuka ruang dialog dengan seluruh masyarakat guna mendengar langsung berbagai aspirasi dan masukan demi pembangunan Kota Palu yang lebih baik.
Saat ini, lanjut wali kota, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dibekali alat komunikasi berupa handy talky (HT) untuk mempercepat koordinasi.
Ke depan, pemerintah kota juga akan mengupayakan agar para Ketua RT dan RW dapat difasilitasi alat komunikasi yang sama guna memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat di tingkat lingkungan. (*)
