MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya memperkuat pemerataan pembangunan, termasuk penerangan jalan di wilayah kepulauan.
Kali ini Munafri mendorong inovasi pemanfaatan teknologi pintar untuk sistem penerangan jalan di Kota Makassar dimulai dari kepulauan.
Hal itu disampaikan Munafri saat menerima paparan program kolaborasi Pemerintah Korea yang direpresentasikan oleh Ecolant Co, LTD di Balaikota Makassar, Selasa (7/04/2026). Penjajakan kolaborasi tersebut menawarkan solusi smart street lighting project untuk Kota Makassar.
Inovasi penerangan tersebut mampu memberikan efisiensi signifikan pada penggunaan energi. Pada uji coba yang telah dilakukan, penggantian lampu konvensional berdaya 120 watt dengan penggunaan yang sudah cukup lama, dengan lampu LED pintar 75 watt mampu menghasilkan tingkat pencahayaan yang setara, dengan konsumsi listrik yang jauh lebih rendah.
Selain itu, komusumsi listrik jauh lebih rendah bisa mencapai penghematan sekitar 34%. Inovasi penerangan tersebut juga bisa dijalankan di Kepulauan dengan berbasis tenaga surya.
Menanggapi hal tersebut, Munafri meminta, pengembangan sistem penerangan dimulai di wilayah kepulauan, sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam mendorong kemandirian energi di kawasan tersebut.
“Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka disana hanya punya 6 jam listrik dalam sehari” ujar Munafri.
Wali kota yang akrab disapa Appi ini menekankan, kebutuhan listrik yang stabil dan efisien di pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri yang harus dijawab dengan inovasi teknologi.
Karena itu, Appi meminta agar rencana program tersebut segera ditindaklanjuti dengan data teknis yang komprehensif, terutama terkait daya tahan dan efektivitas teknologi panel surya yang ditawarkan di pulau.
“Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart,” pungkasnya.
General Manager Ecolant Co, Ltd Korea Selatan, Youngho Baik, merincikan bahwa sistem smart street lighting dirancang untuk mendukung efisiensi energi sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.
Selain itu, Baik menambahkan bahwa aspek estetika pencahayaan kota menjadi faktor penting dalam pengembangan kota modern seperti Kota Makassar.
“Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting,” pungkasnya. (*)
