Otoritas Jasa Keuangan Ajak Perempuan Teladani R.A. Kartini, Perkuat Budaya Integritas dan Anti-Fraud

OJK Gelar Inspiring Talkshow di Rembang

REMBANG, NEWSURBAN.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak perempuan Indonesia meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperkuat budaya integritas dan anti-fraud, khususnya di sektor jasa keuangan.

Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Inspiring Talkshow bertema “Kartini Menginspirasi: Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas” yang digelar di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Jawa Tengah.

Peran Strategis Perempuan dalam Integritas

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan tata kelola, baik di sektor publik maupun jasa keuangan.

Ia menyebutkan, sekitar 57 persen aparatur sipil negara merupakan perempuan. Namun, tantangan masih besar, termasuk isu kesetaraan dan kekerasan berbasis gender yang masih tinggi.

Selain itu, perempuan dinilai memiliki peran penting dalam membangun generasi berintegritas, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan sosial.

Integritas Jadi Fondasi Kepercayaan Publik

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Menurutnya, tanpa integritas, kebijakan yang baik akan kehilangan legitimasi, dan tanpa kepercayaan publik, institusi negara sulit menjalankan fungsinya secara efektif.

Pemerintah juga telah menerbitkan regulasi terkait pengelolaan konflik kepentingan sebagai bagian dari penguatan sistem integritas nasional.

Perempuan Hadapi Tantangan di Ruang Publik

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, menyoroti bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan di ruang publik, seperti diskriminasi dan stereotip gender.

Meski demikian, perempuan didorong untuk tetap berani, jujur, dan berintegritas dalam meraih cita-cita, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun nilai moral di keluarga.

Exit mobile version