MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Andika Pratama Putra resmi terpilih sebagai Formatur Ketua Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM) periode 2026-2028 dalam Kongres X yang digelar di Hotel La Macca, Jalan AP Pettarani, Makassar, 15–17 Mei 2026.
Andika dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi mahasiswa daerah asal Luwu Timur tersebut menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Haikun.
Terpilihnya Andika menjadi penanda semangat baru IPMALUTIM dalam memperkuat peran organisasi sebagai ruang kaderisasi, pengembangan intelektual, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diketahui, Andika Pratama Putra merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Ia memiliki pengalaman aktif di sejumlah organisasi, mulai dari IPMALUTIM, PKPT IPMIL Raya Unismuh, hingga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Pria kelahiran 17 Desember 1999 itu menempuh pendidikan dasar di SDN 133 Banalara, kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 23 Makassar dan SMA Muhammadiyah Wotu.
Dalam pernyataannya usai terpilih, Andika menegaskan komitmennya membawa IPMALUTIM menjadi organisasi yang progresif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui gagasan bertajuk “Arah Baru dan Kolektif Demi Kontribusi Daerah.”
Menurutnya, IPMALUTIM tidak boleh hanya terjebak dalam rutinitas seremonial organisasi, tetapi harus hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.
“IPMALUTIM harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan gagasan, semangat, dan kerja kolektif demi menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah. Organisasi ini tidak boleh kehilangan arah perjuangannya sebagai ruang kaderisasi dan pergerakan,” ujar Andika, Sabtu (17/5/2026).
Ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai solidaritas, integritas, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat, khususnya dalam mengawal pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Andika menyebut arah kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan budaya intelektual, konsolidasi kader, pengabdian masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, semangat kolektif menjadi fondasi penting dalam menciptakan organisasi yang harmonis, solid, dan progresif demi memberikan dampak lebih luas bagi Kabupaten Luwu Timur. (*)
