SD Islam Athirah Makassar Gelar Karya PJBL, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Suasana penuh kreativitas dan semangat peduli lingkungan mewarnai kegiatan Gelar Karya Project Based Learning (PJBL) yang diselenggarakan SD Islam Athirah Makassar pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa ini menjadi puncak dari rangkaian pembelajaran berbasis proyek yang telah berlangsung selama satu tahun ajaran.

Dalam kegiatan tersebut, setiap jenjang kelas menampilkan hasil proyek dengan tema yang beragam. Meski demikian, seluruh karya memiliki tujuan yang sama, yakni menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini. Melalui berbagai karya yang dipamerkan, para siswa menunjukkan bahwa barang bekas yang kerap dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi produk yang bernilai dan bermanfaat.

Kepala SD Islam Athirah Makassar, Khasan, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa Gelar Karya PJBL merupakan salah satu upaya sekolah dalam mengedukasi peserta didik mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini mengingat kondisi lingkungan saat ini, khususnya di Kota Makassar, membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa SD Islam Athirah Makassar,” ujarnya.

Beragam karya kreatif hasil tangan siswa berhasil menarik perhatian para pengunjung. Di antaranya tempat pensil dari sedotan plastik, vas bunga dari tutup botol bekas, tas dari pakaian bekas, busana berbahan plastik daur ulang, pupuk kompos dari limbah makanan, hingga kerajinan anyaman dari limbah eceng gondok.

Setiap karya merupakan hasil proses pembelajaran yang melibatkan kreativitas, kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, serta pemanfaatan sumber daya secara bijak.

Melalui kegiatan ini, SD Islam Athirah Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Diharapkan, pengalaman belajar melalui proyek ini dapat membekali peserta didik dengan kesadaran lingkungan yang kuat serta kemampuan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Exit mobile version