🏠 Home » Nasional » Nusantara » Sulawesi » Sulsel
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, didampingi Danrem 141/Toddopuli, Andre Clift Rumbayan, serta Dandim 1407/Bone, Laode Muhammad Idrus. Kegiatan tersebut turut disaksikan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat Kelurahan Maccope.
Dalam sambutannya, Andi Asman Sulaiman mengatakan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akses transportasi yang aman bagi warga.
“Dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Ini hasil kerja keras dan gotong royong semua pihak untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat. Sebelumnya, warga harus melintasi jalur yang dinilai kurang aman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bupati Bone berharap keberadaan jembatan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Insya Allah Pemkab Bone akan terus melengkapi fasilitas pendukung, termasuk paving blok dan penerangan jalan di kawasan jembatan,” kata Andi Asman Sulaiman.
Sementara itu, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menjelaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pembangunan jembatan yang digagas pemerintah pusat untuk membantu masyarakat di daerah yang masih memiliki akses transportasi berisiko.
Menurutnya, program tersebut lahir dari perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap berbagai persoalan masyarakat yang banyak menjadi sorotan, termasuk kondisi warga yang harus menyeberangi sungai menggunakan sarana yang tidak memadai.
“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol hadirnya negara untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Andre Clift Rumbayan menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan. Kini, jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat di Kecamatan Awangpone.
Selain proyek di Awangpone, TNI melalui Kodim 1407/Bone juga tengah membangun dua jembatan lainnya yang berada di Kecamatan Mare dan Kecamatan Palakka sebagai bagian dari upaya memperluas akses infrastruktur bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kelurahan Maccope yang turut berpartisipasi selama proses pembangunan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Dengan beroperasinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Awangpone.
-
BPP DOB Luwu Raya Matangkan Strategi Perjuangan Pemekaran dalam Rapat Koordinasi di Jakarta -
Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi, Rakernas APEKSI 2026 -
Bersih Makam, Tabur Bunga, dan Berbagi: Cara PDI Perjuangan Sulsel Memaknai Bulan Bung Karno -
Sekolah Islam Athirah Gelar RTM 2026, Perkuat Budaya Perbaikan Berkelanjutan
