Mahasiswa KKN Unhas dan KPU Pangkep Edukasi Pemilih Pemula Lewat Program GEN CERDAS MEMILIH

PANGKEP, NEWSURBAN.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk GEN CERDAS MEMILIH sebagai upaya meningkatkan literasi demokrasi dan partisipasi politik siswa SMAN 19 Pangkep.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep.

Kegiatan sosialisasi berlangsung di SMAN 19 Pangkep, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada Rabu (15/7/2026). Program ini ditujukan untuk membekali siswa sebagai calon pemilih pemula dengan pemahaman mengenai demokrasi, kepemiluan, hak dan kewajiban pemilih, serta pentingnya berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap penyelenggaraan pemilu.

Kegiatan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, jajaran KPU Kabupaten Pangkep, guru, serta siswa kelas XI dan XII SMAN 19 Pangkep. Acara dipandu oleh Muhammad Su’ud Asshuraim selaku moderator sekaligus pelaksana program kerja individu.

Sebelum sesi materi dimulai, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal mengenai demokrasi dan kepemiluan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua KPU Kabupaten Pangkep, Saiful Mujib, menjadi pemateri pertama dengan menjelaskan tugas, fungsi, dan kewenangan KPU sebagai penyelenggara pemilu berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Ia juga memaparkan prinsip-prinsip demokrasi, asas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), tahapan penyelenggaraan pemilu, hingga pembagian daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Pangkep.

Materi selanjutnya disampaikan Anggota KPU Kabupaten Pangkep, Hasanuddin G. Kuna, yang mengulas perjalanan surat suara Pilkada Kabupaten Pangkep sejak 2005 hingga Pilkada 2024. Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami perkembangan demokrasi lokal sekaligus pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Selain itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai hak dan kewajiban pemilih, pentingnya mengenali visi, misi, serta rekam jejak calon pemimpin sebelum menentukan pilihan. Generasi muda juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh hoaks, disinformasi politik, maupun informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Salah seorang siswi menanyakan langkah KPU dalam menjaga pelaksanaan pemilu agar berlangsung jujur dan adil. Menanggapi hal tersebut, Saiful Mujib menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemilu dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan serta diawasi oleh Bawaslu, pemantau pemilu, media massa, dan masyarakat sehingga integritas penyelenggaraan tetap terjaga.

Mahasiswa KKN juga mengajukan pertanyaan mengenai dasar penetapan usia 17 tahun sebagai syarat menjadi pemilih. Hasanuddin G. Kuna menjelaskan bahwa ketentuan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang memberikan hak memilih kepada warga negara yang telah berusia 17 tahun atau sudah/pernah menikah. Ia juga menambahkan bahwa kepemilikan KTP elektronik menjadi salah satu syarat administrasi untuk menggunakan hak pilih.

Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 80,37 pada pre-test menjadi 93,93 pada post-test atau naik 13,56 poin. Nilai median juga meningkat dari 80 menjadi 90, sementara nilai terendah naik dari 60 menjadi 80. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program GEN CERDAS MEMILIH berhasil meningkatkan literasi demokrasi peserta.

Program ditutup dengan ajakan kepada seluruh siswa agar menjadi generasi muda yang aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, menggunakan hak pilih secara bijaksana, serta mampu menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dan KPU Kabupaten Pangkep, program GEN CERDAS MEMILIH diharapkan mampu memperkuat literasi demokrasi serta mempersiapkan siswa SMAN 19 Pangkep menjadi pemilih pemula yang cerdas, kritis, aktif, dan bertanggung jawab pada setiap penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Exit mobile version