Pemkot Palu Gelar Sosialisasi Bahaya Penggunaan Plastik Bagi Kesehatan dan Lingkungan

PALU, NEWSURBAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menegaskan komitmennya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui kegiatan Sosialisasi Bahaya Penggunaan Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan yang dirangkaikan dengan Forum Bincang Bisnis.

Kegiatan yang digelar oleh Komunitas Amazing Truth (KAT) tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (25/07/2026).

Wali Kota Palu diwakili Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir, yang hadir bersama Asisten II Setda Kota Palu Rahmat Mustafa, pengurus KAT, pelaku UMKM, serta perwakilan berbagai komunitas lingkungan.

Kegiatan menghadirkan Mr. Kaz Yokoya, International Brand Ambassador Enagic Japan, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, ia berbagi pengalaman mengenai praktik pengurangan sampah plastik sekaligus memperkenalkan peluang bisnis yang mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Mewakili Pemerintah Kota Palu, H. Ibnu Mundzir menegaskan bahwa upaya mengatasi persoalan sampah plastik membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mulai dari hal kecil seperti membawa tas belanja sendiri dan menggunakan wadah pakai ulang. Ini penting untuk kesehatan kita dan untuk menjaga Teluk Palu tetap bersih,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan inovasi produk ramah lingkungan.

Menurutnya, forum bincang bisnis menjadi wadah yang strategis untuk mendorong lahirnya produk alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di Kota Palu.

Sementara itu, Kaz Yokoya menjelaskan bahwa persoalan sampah plastik telah menjadi perhatian dunia. Ia mengungkapkan pengalaman Enagic Japan dalam mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap botol plastik sekali pakai sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

“Kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia itu berkaitan. Jika kita mengurangi plastik, kita juga mengurangi mikroplastik yang masuk ke tubuh.

Di sisi bisnis, ini juga peluang. Konsumen sekarang mencari produk yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Forum bincang bisnis berlangsung interaktif dengan membahas berbagai peluang pengembangan produk alternatif pengganti plastik, penggunaan kemasan ramah lingkungan, hingga strategi pemasaran bagi UMKM agar mampu bersaing tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara Komunitas Amazing Truth (KAT) dan seluruh peserta untuk memperluas kampanye edukasi pengurangan penggunaan plastik melalui sekolah, pasar, dan berbagai komunitas di Kota Palu.

Adapun panitia kegiatan dipimpin oleh Kamridah selaku Ketua, didampingi Andi Bismawati, sebagai Sekretaris, dengan Fitriningsi, bertindak sebagai penerjemah. (ysw/*)

Exit mobile version