MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Kalla Transport & Logistics kembali memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui Maintenance Development Program for Senior Technicians.
Program yang berlangsung pada 15–17 September 2026 di Learning Center Kalla Toyota Cokro, Makassar, tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis teknisi senior dalam menjaga ketersediaan dan keandalan unit transportasi perusahaan.
Sebanyak 12 teknisi senior dari berbagai cabang Kalla Transport & Logistics mengikuti pelatihan tersebut.
Berbeda dari program pengembangan sebelumnya, kegiatan kali ini melibatkan Learning Center Kalla Toyota sebagai fasilitator. Kolaborasi tersebut dilakukan karena materi yang diberikan memiliki kesesuaian dengan kurikulum pengembangan teknis yang tersedia di Learning Center Kalla Toyota.
Selain itu, Kalla Transport & Logistics menggandeng dua dealer kendaraan komersial, yakni PT Gowa Kencana Motor dan PT Bosowa Berlian Motor. Keterlibatan kedua dealer tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan teknis di lapangan.
Kompetensi teknisi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga tingkat ketersediaan fisik unit atau physical availability. Kondisi tersebut dibutuhkan agar armada dapat beroperasi secara optimal sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Fleet Services General Manager Kalla Transport & Logistics, Rahmat Junaedi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun sumber daya manusia yang unggul dan kompeten.
“Melalui Maintenance Development Program for Senior Technicians, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan perawatan serta perbaikan unit transportasi yang beroperasi di lingkungan Kalla Transport & Logistics,” ujar Rahmat Junaedi.
Heavy Vehicle Manager Kalla Transport & Logistics, Muhammad Abduh, mengatakan peningkatan kompetensi diperlukan agar teknisi mampu menghadapi tantangan pekerjaan yang terus berkembang.
“Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mencetak teknisi yang unggul, tangkas, dan cakap dalam menghadapi berbagai tantangan teknis di area kerja,” kata Muhammad Abduh.
Pelatihan berlangsung secara tatap muka dengan metode pemaparan materi dan pembahasan studi kasus. Pendekatan tersebut dirancang untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif serta mendorong diskusi konstruktif antarpeserta.
Studi kasus yang digunakan berasal dari kondisi aktual di masing-masing area kerja. Melalui pembahasan tersebut, peserta dapat berbagi pengalaman, mengidentifikasi permasalahan teknis, dan mendiskusikan alternatif solusi yang relevan dengan kondisi di lapangan.
Proses pembelajaran tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan analisis dan pemecahan masalah para teknisi senior. Dengan demikian, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Melalui Maintenance Development Program for Senior Technicians, Kalla Transport & Logistics menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan unit, meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung kepuasan pelanggan.
