Pemkot Palu Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan saat MUBES PERMIPPOS 2026

PALU,  NEWSURBAN.ID — Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan masyarakat melalui dukungan terhadap kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) Perhimpunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso (PERMIPPOS) 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Futsal, Jalan Lembu, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (3/10/2026). Wali Kota Palu diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Palu, Dr. Drs. John Yus Madoli, M.Si.

MUBES PERMIPPOS 2026 mengangkat tema “Dengan Musyawarah Besar, Kita Membangun Estafet Kepemimpinan yang Inovatif, Responsif, Transparan dan Progresif, dalam Kesatuan Kerukunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso”.

Adapun subtema yang diusung adalah “Ri Kasamba’a Mba’a, Pokasangkompo Tapakaroso Pombetubunaka, Pombepotowe, Ri Tana Powelua.”

Ketua Panitia, Herawati, S.Pd., menyampaikan bahwa MUBES tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antaranggota masyarakat Pamona Poso yang berada di Kota Palu.

Selain menjadi ajang memperkuat hubungan kekeluargaan, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi dan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, sekaligus momentum untuk membangun estafet kepemimpinan baru PERMIPPOS yang lebih inovatif dan berdaya saing.

Dalam sambutan Wali Kota Palu yang dibacakan John Yus Madoli, Pemerintah Kota Palu menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh keluarga besar PERMIPPOS yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan semangat kekeluargaan.

Pemerintah Kota Palu memandang PERMIPPOS sebagai salah satu kekuatan sosial yang berperan penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

Pembangunan daerah, menurutnya, tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat Pamona Poso yang berada di Kota Palu.

Melalui MUBES tersebut, pemerintah berharap PERMIPPOS dapat melahirkan pemimpin yang amanah, inovatif, responsif, transparan, dan progresif. Kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju, solid, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kota Palu yang lebih sejahtera, rukun, dan damai di Tana Powelua.

Selain agenda musyawarah organisasi, kegiatan tersebut turut menampilkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Pamona Poso.

Salah satunya adalah Tari Torompio, tarian yang mengekspresikan cinta kasih dan keceriaan serta menjadi sarana pergaulan muda-mudi. Tarian ini juga berfungsi sebagai media komunikasi nilai-nilai budaya Suku Pamona di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Acara semakin semarak dengan penampilan musik dan lagu Karambangan Poso, tradisi musik gitar tradisional khas Suku Pamona yang populer di tengah masyarakat Tana Poso.

Dengan irama khas yang menghadirkan nuansa kerinduan dan kebersamaan, Karambangan Poso menjadi salah satu bentuk ekspresi budaya yang memperkuat identitas serta ikatan kekeluargaan masyarakat Pamona Poso.

Melalui penyelenggaraan MUBES PERMIPPOS 2026, diharapkan solidaritas masyarakat Pamona Poso semakin kuat, sekaligus memperkokoh kontribusi organisasi dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keharmonisan di Kota Palu.

↑
Exit mobile version