Hari Jadi Takalar ke-66, Gubenur Andi Sudirman Prioritaskan 110 KM Jalan dan Bantuan Korban Puting Beliung

TAKALAR, NEWSURBAN.ID – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar yang ke-66 tahun, sekaligus mengumumkan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 110 kilometer di wilayah tersebut.

Pada kesempatan itu, ia juga memerintahkan percepatan bantuan bagi sembilan kepala keluarga terdampak puting beliung, Selasa (10/2).

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar berlangsung khidmat dan dihadiri, Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus (Daeng Manye), Wakil Bupati, H. Hengky Yasin, unsur Forkopimda Takalar, Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Momentum tersebut menjadi ajang penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman mengaku kehadirannya di Takalar merupakan kali pertama menghadiri peringatan hari jadi daerah selama masa jabatannya.

“Kesyukuran kita hadir di tempat ini, termasuk saya pribadi. Karena mungkin ini acara hari jadi daerah yang pertama kali saya hadiri. Dari 24 kabupaten/kota, baru pertama kali saya hadir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini dirinya lebih memprioritaskan penyelesaian program kerja dan pembangunan strategis dibanding menghadiri kegiatan seremonial.

“Sebenarnya berat hati datang ke acara hari jadi begini. Pekerjaan sedang berlangsung belum selesai. Kita masih sibuk menyusun strategi, termasuk tadi pagi baru groundbreaking pekerjaan jalan Galesong, Bontomarannu,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan, pembangunan jalan di Takalar menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi, khususnya ruas Galesong hingga Sanrobone yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.

“Saya pernah bilang ke Pak Bupati, ini jalannya jelek, rusak parah.’ Ternyata itu jalan provinsi. Makanya sekarang alhamdulillah, Takalar ini mendapatkan 110 kilometer panjang jalan,” ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat mendukung proses pengerjaan, termasuk jika ada penyesuaian pagar atau lahan warga yang terdampak pelebaran jalan.

“Tolong sepanjang jalan Galesong sampai ke ujung Sanrobone, kalau ada pagar-pagar yang harus dibuka karena jalan mau lewat disesuaikan. Kalau jalan bagus, pedestrian bagus, salurannya bagus, bikin ulang pagarnya. Karena bikin ulang jalan tidak mudah,” tegasnya.

Menurutnya, proses pembangunan infrastruktur membutuhkan tahapan panjang mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

“Belum persetujuannya, belum penganggarannya, belum lelangnya, belum pengerjaannya. Banyak liku-likunya,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga menanggapi laporan adanya sembilan rumah warga yang terdampak puting beliung. Ia langsung memerintahkan jajaran terkait untuk segera menyalurkan bantuan.

“Tadi dilaporkan ada sembilan rumah kena puting beliung. Tolong diurus ini sembilan KK. Ini perintah Ibu Wakil Gubernur, langsung bantu rumahnya,” katanya.

Ia juga menegaskan, bantuan harus segera direalisasikan dalam waktu singkat.

“Dalam waktu tidak lebih dari tiga hari, harus cair dananya,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version