MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Suasana pesisir Kota Makassar tampak berbeda, Kamis (19/2/2026). Ratusan prajurit tangguh Korps Marinir TNI Angkatan Laut turun langsung ke pantai, bukan untuk latihan tempur, melainkan menjalankan misi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.
Sebanyak 285 prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Tahun Anggaran 2026 dari Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9 Mar/Beruang Hitam) Lampung bersama jajaran Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VI melaksanakan aksi bersih pantai di kawasan Taman Andalan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan transit pasukan sebelum bertugas di wilayah perbatasan Papua.
Menggunakan KRI Teluk Kendari–518 sebagai sarana pergeseran pasukan, para prajurit menunjukkan bahwa tugas menjaga negeri tidak hanya sebatas pertahanan wilayah, tetapi juga pelestarian lingkungan laut.
Aksi bersih pantai ini merupakan implementasi nyata program Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digagas TNI Angkatan Laut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan alam.
Aster Dankodaeral VI, Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono, CRMP., S.A.P., yang hadir mewakili Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai pengabdian tanpa batas prajurit TNI AL.
“Kehadiran prajurit Satgas Pamtas di Makassar merupakan bagian dari pergeseran pasukan menuju perbatasan Papua. Namun di sela waktu transit, kami tidak ingin berdiam diri. Membersihkan pantai CPI menjadi pesan kuat bahwa TNI AL hadir menjaga ekosistem laut tetap resik dan indah, selaras dengan semangat Indonesia ASRI,” ujar Kolonel Laut (P) Jarot Wibisono.
Ratusan prajurit tampak menyisir garis pantai dan mengumpulkan sampah plastik yang berserakan di kawasan pesisir. Dalam waktu singkat, area pantai yang sebelumnya dipenuhi sampah berhasil dibersihkan.
Selain mempercantik salah satu ikon wisata Kota Makassar, kegiatan ini juga menjadi simbol kesiapan mental dan fisik prajurit sebelum menjalankan tugas pengamanan di wilayah perbatasan RI–PNG.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Komandan Detasemen Markas (Denma) Kodaeral VI serta Kepala Dinas Administrasi Personel (Kadister) Kodaeral VI yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sistematis.
Aksi sosial ini sekaligus mempertegas peran TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan sekaligus pelindung ekosistem maritim Indonesia.
