PALU, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Palu diwakili Kepala BKPSDMD Kota Palu, John Yus Madoli, menghadiri Ibadah Syukur Perayaan HUT ke-37 Jemaat Moria Palu pada Kamis, 19 Februari 2026.
Perayaan yang mengusung tema “Berakar, Bertumbuh dan Berbuah dalam Kebersamaan” yang terambil dari Matius 13:18-23 tersebut berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan.
Hadir dalam kesempatan itu Pdt. Jemaat Moria Palu Ludia Lambe, S.Th., Pimpinan Majelis Gereja Jemaat Moria Palu Kristian Seleng, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Pemkot Palu Nathan Pagasongan, para majelis jemaat, sejumlah anggota DPRD Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah, serta para stakeholder lainnya.
Dalam sambutannya, Yus Madoli menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Palu mengucapkan selamat dan turut bersukacita atas perayaan hari ulang tahun ke-37 Jemaat Moria Palu.
Ia berharap momentum ini semakin memperkokoh iman dan kebersamaan seluruh jemaat dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, ibadah syukur perayaan HUT ke-37 Jemaat Moria Palu bukan hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan pelayanan selama ini, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antarjemaat serta memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palu senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, dalam mewujudkan Kota Palu yang harmonis, rukun, dan sejahtera.
Hal senada disampaikan Pimpinan Majelis Gereja Jemaat Moria Palu, Kristian Seleng. Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus bersyukur kepada Tuhan atas segala kebaikan dan penyertaan-Nya selama 37 tahun perjalanan pelayanan Jemaat Moria Palu.
Sementara itu, dalam khotbahnya, Pdt. Ludia Lambe, S.Th. menegaskan bahwa tema “Berakar, Bertumbuh dan Berbuah dalam Kebersamaan” mengandung makna pentingnya iman yang kuat sebagai dasar kehidupan.
Jemaat diajak untuk terus berakar dalam firman Tuhan, bertumbuh dalam kasih, serta menghasilkan buah-buah kebaikan yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Menariknya, ibadah syukur tersebut juga dimeriahkan dengan partisipasi jemaat yang membawa hasil bumi serta hewan-hewan peliharaan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan, yang semakin menambah semarak dan kekhidmatan perayaan. (ysw/*)
