Peringati Hari Kesehatan TNI AL 2026, Dankodaeral VI Sematkan Brevet Kehormatan Hiperbarik

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) menggelar upacara penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dalam rangka memperingati Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Sultan Hasanuddin Kodaeral VI, Makassar, Senin (tanggal perlu dikonfirmasi).

Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyematkan brevet kehormatan tersebut kepada sejumlah pejabat negara, perwira TNI dan Polri, pejabat pemerintah daerah, serta pimpinan instansi pendidikan dan kesehatan.

Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Nomor Kep/2039/X/2026. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi para penerima dalam mendukung pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Dalam prosesi tersebut, sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan menerima brevet kehormatan, di antaranya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Panglima Komando Daerah Udara II Marsda TNI M. Untung Suropati, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, dan Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana.

Penerima lainnya meliputi Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, Pangkosek II Marsma TNI Nur ‘Alimi, Kaskodau Marsma TNI Hermawan Widhianto, serta Kepala Oditurat Militer Tinggi IV Makassar Marsma TNI Wahyu Priyo Budi.

Dalam sambutannya, Andi Abdul Aziz mengatakan penganugerahan brevet kehormatan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas profesionalisme dan dedikasi prajurit kesehatan TNI AL, khususnya dalam menjaga keselamatan dan kesiapan operasional penyelam serta mendukung misi kemanusiaan di bidang kesehatan bawah air.

“Penyematan brevet kehormatan hiperbarik ini bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan semangat untuk bersinergi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Laut, khususnya di bidang kedokteran bawah air dan terapi hiperbarik,” ujar Andi Abdul Aziz.

Ia menambahkan, Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari sebagai bagian dari Kodaeral VI terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan profesional, termasuk layanan terapi hiperbarik.

Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh prajurit TNI AL dan keluarganya, tetapi juga masyarakat umum yang membutuhkan.

Sebelum prosesi penyematan brevet, kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai mekanisme terapi hiperbarik oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkital) Jala Ammari, Letkol Laut (K) dr. Suhadi.

Dalam paparannya, Suhadi menjelaskan manfaat terapi hiperbarik untuk penanganan gangguan kesehatan pada penyelam serta penerapannya dalam bidang medis lainnya. Terapi ini berkaitan dengan penggunaan oksigen dalam lingkungan bertekanan untuk mendukung penanganan kondisi medis tertentu.

Selain pejabat Forkopimda Sulawesi Selatan, brevet kehormatan juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah dan pejabat dari berbagai instansi.

Mereka di antaranya Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, serta Wali Kota Parepare Tasming Hamid.

Penerima lainnya adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin, Pimpinan Bank Indonesia wilayah Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin Andi Tajrin, serta sejumlah dokter spesialis dari Universitas Hasanuddin dan RSAL Jala Ammari Kodaeral VI.

Melalui kegiatan ini, Kodaeral VI menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan penyelaman dan hiperbarik, sekaligus memperluas pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI AL bagi masyarakat yang membutuhkan.

#tnial_kodaeralvi

↑
Exit mobile version