NasionalNewsNusantara

Adik Jokowi akan Dinikahi Ketua MK, Begini Pendapat Mahfud MD

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — “Soal konflik kepentingan itu kadangkala orang tak menikah juga punya. Di persoalkan enggak yang gitu-gitu?” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menepis penilaian konflik kepentingan bila Ketua Mahkamah Konstitusi RI (MK) Anwar Usman menikahi adik Jokowi (Presiden Joko Widodo).

Menurut Mahfud MD menilai tidak melihat adanya konflik kepentingan soal rencana pernikahan itu.

“Ndak ada konflik kepentingan. Orang menikah itu ndak ada konflik kepentingan dengan jabatan. Itu manusiawi,” kata Mahfud kepada wartawan Sabtu (26/3), di Kawasan Jakarta Selatan.

Ia juga mengatakan pernikahan itu, di benarkan oleh agama atau pun hukum.

“Soal konflik kepentingan itu kadangkala orang tak menikah juga punya. Di persoalkan enggak yang gitu-gitu?” ujar Mahfud.

Baca Juga: Ketua MK Anwar Usman Akan Nikahi Adik Kandung Presiden Jokowi

Kabar pernikahan Anwar Usman dengan Idayati di konfirmasi langsung oleh putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, Senin (21/3).

Gibran mengatakan, Anwar dan Idayati telah melangsungkan prosesi lamaran pada 12 Maret 2022 lalu.

Berdasarkan informasi yang, resepsi pernikahan Anwar dan Idayati bakal-digelar Mei 2022 di Solo. Selanjutnya, resepsi akan di gelar daerah asal Anwar, Sumbawa, Nusa Tengggara Barat.

Sementara itu, sejumlah pihak menyoroti soal konflik kepentingan di balik pernikahan Ketua MK Anwar Usman dan Idayati, adik Jokowi.

Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Erasmus Napitupulu, memandang Anwar sebaiknya melepas jabatan sebagai Hakim Konstitusi.

“Hakim harusnya tak menyidangkan kasus yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Salah satu yang utama adalah hubungan keluarga. Pertanyaannya, bagaimana mempertimbangkan konflik itu dalam kasus-kasus di MK?” kata Erasmus dalam akun Twitter @erasmus70 dan sudah di izinkan untuk di kutip.

Sementara, Juru bicara MK, Fajar Laksono menyebut pernikahan Ketua MK tersebut merupakan urusan pribadi Anwar Usman. “Sehingga saya tidak boleh berkomentar terlalu jauh menyangkut soal itu,” ujarnya mengutip cnnindonesia.com, Selasa (22/3).

Menurutnya, Anwar Usman akan menyampaikan sendiri hal-hal yang terkait pernikahan itu. Termasuk pengaruh pernikahan itu nantinya. (bs/cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button