Begini Isi Curhat Nurhayati Ditulis di Medsos Sebelum Dikabarkan Hilang

LUWU, NEWSURBAN.ID — Seorang Wanita Nurhayati (25) warga Desa Waetuo, Kecamatan Kamare, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan dinyatakan hilang, Sabtu 20 Mei 2023. Informasinya beredar, korban diduga loncat diatas jembatan Cilallang, Luwu.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Masamba turun langsung melakukan pencarian korban dengan cara menyisir sungai Paremang dan hutan.

Sebelum dinyatakan hilang dari pihak keluarganya. Nurhayati sempat menulis status di media sosialnya (Facebook), Kamis 04 Mei 2023. Statusnya pun banyak dibagikan oleh warga Luwu.

“Cukup ku katakan bahwa ketika saya mengingat kembali perlakuan pelaku hingga menangis sesegukan, disitu pula saya mengalami trauma berat hingga berdampak pada penurunan badan yang begitu drastis. Namun pada saat itu saya meminta untuk di bawa ke RS, namun pihak RS tidak mengatakan apa-apa dan orang-orang di sekiling hanya mengatakan bahwa ini hanya gejalah penyakit tipes dan di situ saya mulai sadar bahwa tidak semua orang-orang terdekat bisa mengerti dan memahami dengan keadaan sekarang,” tulisnya.

“saya sudah menjelaskan dengan berbagai cara bahwa saya mengalami trauma berat dengan keadaan namun tak sedkit pun yg merespon dengan baik. Saat ini saya benar-benar merasa putus asa dengan keadaan cukup sakit rasanya, jika hanya bercerita kepada diri sndri, bercerita kepada angin, bercerita kepada Allah,” lanjutnya.

Baca juga: Beredar Rekaman Suara Perempuan di Luwu Lompat dari Jembatan Cilallang

Dari narasi yang dituliksan Nurhayati melalui media sosialnya kuat dugaan mengalami traumatis atau depresi berat.

Traumatis sendiri adalah jenis kerusakan jiwa yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa traumatik. Ketika trauma yang mengarah pada gangguan stres pasca trauma, kerusakan mungkin melibatkan perubahan fisik di dalam otak dan kimia otak, yang mengubah respon seseorang terhadap stress masa depan.

Gangguan stress lebih dikenal dengan PTSD (Post-Traumatic stress disorder) adalah gangguan kesehatan mental yang cukup serius. Akibatkan oleh sesuatu kejadian yang menyebabkan seorang trauma.

Meskipun pengalaman yang di alami seseorang tidak selalu seburuk apa yang mereka pikiran. Namun kondisi trauma dapat menyebabkan ia merasa dalam bahaya, hanya dengan mengingat suatu hal yang pernah dialaminya tersebut.

Perubahan gaya hidup adalah salah satu cara untuk merubah pemikiran seseorang untuk mengurangi gejala seseorang yang mengalami PTSD.

Baca juga: Besok, Basarnas Masamba Akan Melakukan Pencarian Korban Diduga Lompat di Jembatan Cilallang

Menurut pengakuan warga, Candra mengatakan awalnya korban ini sempat dilihat oleh sopir mobil. Korban sedang melamun dan berdiri diatas jembatan Cilallang di malam hari.

“Menurut saksi mata seorang sopir mobil sempat melihat korban berdiri di atas jembatan. Korban juga mengalami depresi berat karena mempunyai masalah pribadi,” ucapnya.

Sampai saat ini, kata Candra Tim gabungan dari Basarnas, Polri, TNI. Warga dan keluarga korban melakukan pencarian korban dengan menyisir sungan dan hutan. “Ini masih melakukan pencarian korban,” ujarnya.

Sementara, Basarnas Wakil Komandan Pos Usman Ali Ansar, menyampaikan akan memaksimalkan pencarian korban yang hilang selama 7 hari di Sungai Paremang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu.

“Mulai pagi tadi, sudah ada Basarnas bersama dengan Potensi SAR melakukan pencarian dengan menyisir sungai Paremang dengan menggunakan perahu karet,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang wanita dikabarkan hilang setelah nekat melompat dari atas jembatan Cilallang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu 20 Mei 2023.

Kabar itu beredar dari grup whatsApp melalui rekaman suara. “Seorang perempuan telah melompat dari jembatan, dan belum-ditemukan,” kata seorang pria pada rekaman itu.

Konfirmasi Kapolres Luwu, AKBP Arisandi membenarkan atas kejadian itu. “Sudah di monitor, personel Polsek Belopa bersama BASARNAS Masamba sudah berada di lokasi kejadian,” katanya.

“Kita pastikan dulu, apakah korban orang sama dengan wanita lainnya yang-diinfokan hilang,” tutup Kapolres Luwu. (*)

Exit mobile version