
MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Pengurus TP PKK Kota Makassar, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Makassar menggelar kegiatan buka puasa bersama pada hari ke-21 Ramadan, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Kota Makassar ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pengurus dari tiga organisasi mitra Pemerintah Kota Makassar tersebut.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sekaligus membangun sinergi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi. Ini merupakan tahun kedua kita mengadakan kegiatan buka puasa bersama pengurus TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda,” ujarnya dalam sambutan.
Melinda menjelaskan bahwa TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda merupakan tiga organisasi mitra pemerintah yang memiliki peran strategis dan saling bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, meskipun memiliki tugas dan fokus yang berbeda, ketiga organisasi tersebut memiliki tujuan yang sama yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan keluarga, pendidikan anak usia dini, serta pengembangan ekonomi kreatif.
“Meskipun memiliki fokus yang berbeda, ketiga organisasi ini memiliki tujuan yang sama, yakni mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Melinda juga mengingatkan bahwa amanah yang diemban para pengurus cukup besar sehingga membutuhkan kerja sama, kekompakan, serta niat tulus dalam menjalankan setiap program.
“Mudah-mudahan semua yang kita lakukan mendapat ridho dari Allah SWT dan juga mendapat dukungan dari suami serta keluarga kita,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pengurus untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan amalan kebaikan.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan lebih baik dari seribu bulan. Karena itu mari kita manfaatkan dengan memperbanyak ibadah,” katanya.
Sebelum waktu berbuka puasa tiba, kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Iqbal Gunawan mengenai keutamaan sepuluh malam terakhir Ramadan serta makna malam Lailatul Qadr.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa dengan berbagai menu khas Makassar, sebelum kemudian melanjutkan ibadah salat Magrib secara berjamaah.









