MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya menjadikan Kecamatan Manggala sebagai salah satu wilayah prioritas pembangunan Pemerintah Kota Makassar.
Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kecamatan Manggala di Lapangan Bitowa, Jalan Lasuloro Raya, Makassar, Senin (31/8/2026) malam.
Di hadapan masyarakat dan seluruh elemen Kecamatan Manggala, Munafri mengatakan perhatian Pemkot Makassar terhadap wilayah tersebut akan terus diperkuat, termasuk dalam penanganan persoalan lingkungan dan pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.
Menurutnya, hampir setiap hari pemerintah hadir di Kecamatan Manggala untuk memastikan berbagai proses pembangunan berjalan dengan baik.
“Kecamatan Manggala merupakan salah satu prioritas pembangunan. Seluruh sumber daya yang kita miliki, kita hadir bersama-sama di Kecamatan Manggala ini untuk memastikan proses pembangunan bisa berjalan dengan baik,” kata Munafri.
Pria yang akrab disapa Appi itu menyebut pembenahan TPA Tamangapa menjadi salah satu bentuk perhatian serius Pemkot Makassar terhadap Kecamatan Manggala.
Ia optimistis pembenahan yang dilakukan secara bertahap dapat menjadikan TPA Tamangapa sebagai salah satu TPA percontohan di Indonesia.
“Perhatian kita terhadap TPA, alhamdulillah hari ini semakin hari semakin membaik,” tutur Appi.
“Kami menjanjikan, insyaallah TPA Tamangapa ini akan menjadi salah satu TPA percontohan terbaik yang ada di Indonesia,” sambungnya.
Selain pembenahan TPA, Munafri mengapresiasi Camat Manggala, para lurah, RT/RW, LPM, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung program pemilahan sampah.
Ia menilai persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Kolaborasi masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan sejak dari sumbernya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga memberikan penghargaan kepada inisiatif urban farming terbaik serta Bank Sampah Unit (BSU) yang dinilai memberikan manfaat sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan urban farming dan bank sampah bukan sekadar mendukung kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Bagaimana melakukan proses pemilahan yang baik, bagaimana mengidentifikasi sampah dengan baik. Kalau hari ini kita tidak melakukan proses-proses itu, beberapa tahun ke depan kita akan berada di fase yang sangat terlambat,” jelasnya.
Munafri menegaskan Pemkot Makassar tidak ingin mewariskan lingkungan yang kotor kepada generasi mendatang. Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan Makassar menjadi kota yang bersih, indah, dan sehat.
“Kita tidak ingin mewarisi kota ini kepada generasi berikut menjadi kota yang jorok, kota yang kotor. Kita ingin mewariskan kota yang bersih, kota yang indah, kota yang sehat,” tegasnya.
Ia berharap Kecamatan Manggala ke depan tidak lagi hanya menjadi wilayah yang menerima beban sampah, tetapi dapat menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah melalui pemilahan dan pengolahan dari sumber.
“Manggala tidak lagi hanya menerima residu dari sampah-sampah yang tidak bisa diolah,” katanya.
Selain persoalan sampah, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang panjang. Kondisi tersebut, kata dia, meningkatkan risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman.
Ia meminta masyarakat bersama pemerintah melakukan mitigasi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.
“Sekarang ini kita masuk dalam musim kemarau yang sangat panjang. Tolong kita jaga dengan baik, kita antisipasi dan kita mitigasi risiko kebakaran yang ada,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Munafri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Manggala, mulai dari camat, lurah, RT/RW hingga seluruh masyarakat yang selama ini mendukung berbagai program pembangunan Pemkot Makassar.
Ia berharap semangat kolaborasi tersebut terus dipertahankan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Manggala.
Hadir mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam Pesta Rakyat Manggala, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Ketua DPRD Makassar Supratman, serta jajaran SKPD pendamping. (*)
