LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai memperluas strategi promosi pariwisata dengan menggandeng komunitas otomotif.
Kali ini, komunitas ZX25R+ Makassar di ajak mengeksplorasi Danau Matano di Sorowako, Kecamatan Nuha.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparmudora) Luwu Timur, Muhammad Safaat DP. Ia turut mendampingi rombongan selama berada di kawasan Danau Matano.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Luwu Timur memperkenalkan destinasi wisata unggulan daerah melalui jejaring komunitas yang memiliki mobilitas tinggi dan aktif menjangkau berbagai wilayah.
Tak sekadar menikmati panorama Danau Matano. Rombongan juga mendapat kesempatan mengenal lebih jauh potensi wisata yang di miliki Luwu Timur.
Baca juga:Â Pemkab Lutim Gandeng Polairud Berantas Illegal Fishing di Danau Matano
Muhammad Safaat DP memperkenalkan sejumlah daya tarik wisata daerah kepada komunitas tersebut.
Kehadiran komunitas otomotif diharapkan dapat membuka saluran promosi baru melalui aktivitas perjalanan, dokumentasi, dan jejaring mereka di media sosial.
Perwakilan ZX25R+ Makassar, Hasiholan Pasaribu, mengapresiasi sambutan dan pendampingan yang diberikan Pemkab Luwu Timur, khususnya Disparmudora.
“Kami mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, terkhusus kepada Kadis Pariwisata, telah menjamu kami mengeksplor Danau Matano di Sorowako, Luwu Timur, sebagai salah satu destinasi wisata,” ujar Hasiholan.
Menurutnya, komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah berkendara dan berkumpul, tetapi juga dapat mengambil peran dalam memperkenalkan destinasi wisata kepada masyarakat.
Baca juga:Â Bupati Irwan: Penetapan Sempadan Danau Matano Harus Libatkan Masyarakat
“Kami berharap dengan kolaborasi yang kami lakukan sebagai komunitas motor menjadi cara atau saluran mempromosikan wisata di Sulawesi Selatan,” katanya.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa promosi wisata tidak lagi hanya mengandalkan pola konvensional.
Komunitas dengan jaringan luas dapat menjadi bagian dari strategi memperkenalkan destinasi Luwu Timur kepada publik yang lebih luas.
Danau Matano pun kembali mendapat panggung sebagai salah satu ikon wisata Luwu Timur.
Melalui kolaborasi dengan komunitas otomotif, Pemkab Luwu Timur berharap kunjungan dan promosi destinasi dapat bergerak lebih luas, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga melalui pengalaman langsung para pengunjung. (*)









