MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Selama 55 tahun, Bumi Karsa telah hadir sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan infrastruktur di bawah naungan perusahaan KALLA. Hingga saat ini, Bumi Karsa selalu turut andil dalam menunjang pembangunan nasional yang tersebar di berbagai pelosok tanah air.
Jasa konstruksi yang dihasilkan, antara lain jalan, jembatan, bendungan, irigasi, pelabuhan, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, sekolah, universitas, rumah sakit, pabrik dan proyek strategis nasional lainnya. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, Bumi Karsa juga merambah di bidang penyediaan energi listrik melalui anak usaha PT. Tombolo Energy yang berlokasi di Kecamatan Tombolo, Kabupaten Gowa.

Guna meningkatkan kinerja yang berkelanjutan Bumi Karsa telah menerapkan beberapa sistem manajemen yang dituangkan dalam Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen K3, dan Sistem Manajemen Lingkungan serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan dengan rujukan pada ISO 9001; 2015, ISO 14001; 2015, ISO 45001; 2018, ISO 37001; 2016 sebagai bentuk komitmen dalam upaya untuk selalu memberikan kepuasan kepada stakeholder serta pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik secara menyeluruh.
“Bumi Karsa terus berkarya serta senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk memajukan pembangunan dengan terus melakukan kerjasama antar sektor untuk mewujudkan infrastruktur yang berguna dan bermanfaat untuk bangsa dan negara,” tutur Kamaluddin, CEO Bumi Karsa.
-
Keroyok Seorang Anggota Polri Ditempat Umum Enam Pemuda Diringkus Tim Resmob Polres Bone BONE–Satuan Reserse Kriminal Sat Reskrim Polres Bone berhasil mengungkap kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota Polri yang terjadi di kawasan Lapangan Merdeka, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Enam pemuda yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Bone pada Senin malam sekitar pukul 21.30 Wita. Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bone. Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan pengungkapan kasus para pelaku tersebut. “Iya benar, kami telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Saat ini seluruhnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Bone,” ujar AKP Alvin saat ditemui di Mapolres Bone, Selasa 14/7/2026. Lanjut Alvin, berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 01.00 Wita di kawasan kuliner Lapangan Merdeka Bone. Korban diketahui berinisial MF (23), seorang anggota Polri yang berdomisili di Desa Tanah Batue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Saat itu korban tengah duduk bersama rekannya sambil menikmati makanan di salah satu lapak kuliner. Namun situasi berubah ketika salah seorang terduga pelaku diduga memukul tangan teman korban yang sedang makan. Dimana insiden tersebut memicu adu mulut antara kedua belah pihak. Korban kemudian berusaha melerai dan meredam ketegangan agar keributan tidak meluas. Namun upaya tersebut justru berujung pada aksi pengeroyokan. Polisi menyebut korban diduga dipukul dan ditendang secara bersama-sama oleh para pelaku hingga mengalami sejumlah luka. Akibat kejadian itu, korban mengalami bengkak pada wajah sebelah kiri, memar di tangan kanan, serta luka bengkak di bagian kepala. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bone. Menindaklanjuti laporan korban, Unit Resmob Satreskrim Polres Bone yang dipimpin Kanit Resmob AIPTU Tahir bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, para terduga pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam aksi penganiayaan terhadap korban. Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita tiga unit telepon genggam Android yang diduga berkaitan dengan penyelidikan perkara. Menurut AKP Alvin, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Lipu 2026 yang digelar Polres Bone untuk menekan aksi premanisme dan tindak kriminal di wilayah hukumnya. “Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Alvin Aji Kurniawan. Sementara itu, Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan. Menurutnya, setiap permasalahan sebaiknya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan. Apabila terjadi permasalahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan tindak pidana. “Layanan Call Center 110 selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam, ketika terjadi adanya keributan dan hal lainnya,” ungkap Rayendra Muhctar. Farhan Enam Pemuda Diringkus Usai Diduga Keroyok Anggota Polri di Lapangan Merdeka Bone BONE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone berhasil mengungkap kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota Polri yang terjadi di kawasan kuliner Lapangan Merdeka, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sebanyak enam pemuda yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Bone pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bone. Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Iya benar, kami telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Saat ini seluruhnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Bone,” ujar AKP Alvin saat ditemui di Mapolres Bone, Selasa (14/7/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 01.00 Wita di kawasan kuliner Lapangan Merdeka Bone. Korban berinisial MF (23), seorang anggota Polri yang berdomisili di Desa Tanah Batue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Saat kejadian, korban sedang duduk bersama rekannya sambil menikmati makanan di salah satu lapak kuliner. Insiden bermula ketika salah seorang terduga pelaku diduga memukul tangan teman korban yang sedang makan. Peristiwa tersebut memicu adu mulut antara kedua belah pihak. Korban kemudian berusaha melerai dan meredam ketegangan agar keributan tidak meluas. Namun, upaya tersebut justru berujung pada aksi pengeroyokan. Polisi menyebut korban diduga dipukul dan ditendang secara bersama-sama hingga mengalami sejumlah luka, di antaranya bengkak pada wajah sebelah kiri, memar di tangan kanan, serta luka bengkak di bagian kepala. Atas kejadian itu, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bone. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Bone yang dipimpin Kanit Resmob AIPTU Tahir segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Dalam pemeriksaan awal, para terduga pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam aksi penganiayaan terhadap korban. Polisi juga menyita tiga unit telepon genggam Android yang diduga berkaitan dengan penyelidikan perkara. AKP Alvin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Lipu 2026 yang digelar Polres Bone untuk menekan aksi premanisme dan tindak kriminal di wilayah hukumnya. “Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Bone, IPTU Rayendra Muhtar, mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan. Menurutnya, setiap permasalahan sebaiknya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan. Apabila terjadi permasalahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan tindak pidana. “Layanan Call Center 110 selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam ketika terjadi keributan maupun situasi yang membutuhkan kehadiran polisi,” tutup Rayendra.
14 Juli 2026
-
-
-
Adapun beberapa proyek Bumi Karsa selama 5 tahun terakhir, dimulai dari 2019, yakni Pembangunan Jaringan Irigasi DI. Batang Asai Paket III Kabupaten Sarolangun (MYC), Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Paket – II (MYC) di Kabupaten Bone Bolango, Pembangunan Stasiun KA Lintas Makassar-Parepare Km.14+000 S/D Km.73+600 Antara Makassar-Barru (MYC 2018-2020) dan Pembangunan Bendungan Ladongi Paket-II Kolaka Timur.

Kemudian di tahun 2020, antara lain Rekonstruksi Taxiway Hotel dan Sebagian Foxtrot, Pelebaran Fillet Taxiway Golf dan Pembuatan Turning Area Runway 03 Di Bandar Udara International Sultan Hasanuddin; ICB Package LSS-04: Secondary Canal and Drains Upgrading Works Left Bank IV for Rentang Irrigation Modernization Project; ICB Package LSS-08: Secondary Canal and Drains Upgrading Works Left Bank VIII for Rentang Irrigation Modernization Project; Preservasi Jalan Bts. Kota Majene – Kota Polewali Bts. Provinsi Sulsel (UMYC); Preservasi Jalan Yetti-Senggi-Mamberamo I (UMYC); Pembangunan Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat (KSN YIA); Rehabilitasi, Peningkatan dan Modernisasi Jaringan Irigasi SS Pamanukan Cs. dan Pembangunan Bendungan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah.
Selanjutnya di tahun 2021, proyek-proyek yang dikerjakan, antara lain Preservasi Jalan dan Jembatan Sinjai Watampone Pompanua Tarumpakae; Preservasi Jalan SP. 3 Lempake – SP.3 Sambera – Santan; Preservasi Jalan Kerang (Bts. Kota Prov. Kalsel) – Bts. Kota Tanah Grogot (Dalam Kota Tanah Grogot) – Lolo – Kuaro; Revitalisasi Danau Tondano Tahap I dan Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 6.
Tahun 2022, antara lain Preservasi Jalan Labanan – Tanjung Redeb – Bts. Bulungan; Pembangunan Rumah Sakit Regional Kelas C Kabupaten Bone; Penggantian Jembatan Yetti – Senggi – Mamberamo II (MYC); Preservasi Jalan Bts. Kab Majene – Mamuju – Kalukku; Rekonstruksi Jalan Lingkar Dalam Kota Palu 1; Pembangunan Jalan dan Jembatan Bypass Mamminasata Segmen I dan Segmen II; Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Lematang Kota Pagaralam Phase II Paket II; Rekonstruksi dan Penanganan Tanggul Jalan Cumi – Cumi (Coast Area); Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kawasan Tondo 2 Kota Palu dan Penggantian dan/atau Duplikasi Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa.

Kemudian di tahun 2023, antara lain Preservasi Jalan Bangkae – Enrekang – Bts. Kabupaten Tana Toraja; Preservasi Ruas Jalan Biluhu Barat – Kota Gorontalo – Limboto – Isimu; Preservasi Jalan Pangkajene Sidrap – Anabanua; Preservasi Jalan Topoyo – Tarailu (UMYC); Pengendalian Banjir Sungai SWD 1 Kab. Demak dan Kabupaten Jepara; Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B : Rencana Outer Ring Road – Sp.3 ITCI; Pembangunan Bendungan Cibeet Paket III; Pembangunan Bendungan Lausimeme Paket 1 Kabupaten Deli Serdang.
Kinerja terbaik yang diberikan selama tiga tahun terakhir pun berhasil mengantarkan Bumi Karsa meraih sejumlah penghargaan, diantaranya CEO Safety Leadership Award 2019 oleh A2K4; Highest Volume of Bank Guarantee Transaction oleh Bank Mandiri dan Satuan kerja terbaik sebagai pemerkarsa Proyek SBSN oleh Kementerian Keuangan.

Kemudian, khusus di tahun 2023, Bumi Karsa berhasil meraih Medal Bronze Best Practice in Environment CSR Outlook Award 2023 oleh Business Council for Sustainable Development (IBCSD); CEO Safety Leadership – Kontraktor Swasta di ajang Indonesia Construction Safety Award 2023 oleh Asosiasi Perkumpulan Keselamatan Konstruksi bekerjasama dengan Kementerian PUPR dan Safety Performance – Badan Usaha Swasta di ajang Indonesia Construction Safety Award 2023 oleh Asosiasi Perkumpulan Keselamatan Konstruksi bekerjasama dengan Kementerian PUPR.