HukumNewsPeristiwaSulsel

Tragedi Maut Malam Pergantian Tahun, Seorang Pengacara di Bone Tewas Tertembak

# Iptu Rayendra: Pelaku Masih dalam Penyelidikan

BONE, NEWSURBAN.ID – Nahas menimpa seorang pengacara di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan yang tewas tertembak oran tak-dikenal. Pengacara itu Bernama Rudi S Gani, 39.

Kasus pengacara yang tewas tertembak di Kabupaten Bone itu, kini, tengah dalam penyelidikan Polres Bone.

Polres Bone sedang melakukan serangkaian penyelidikan untuk segera mengungkap kasus penembakan yang menewaskan, Rudi. Korban tewas tertembak di Dusun Limpoe, Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Selasa (31/12/24) Pukul 22.00 Wita.

Baca Juga: Resmob Polres Bone Tangkap Warga Kaltim Kasus Penipuan

Korban Rudi yang berprofesi seorang pengacara tersebut menjadi korban penembakan oleh OTK pada malam pergantian tahun di Desa Pattuku Limpoe.

Dalam keterangan Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muhtar SH, mengatakan, saat peristiwa maut, korban tengah berada di dalam kantor barunya. Rudi bersama Bersama kerabat saat itu, tengah merayakan tahun baru.

Kemudian saat kejadian terdengar tembakan di luar ruangan. Kuat dugaan, letusan itu merupakan tembakan dari pelaku yang jaraknya cukup jauh dari dalam ruangan.

“Jadi terdengar suara tembakan itu di luar ruangan. Namun mengenai bagian bawah mata kanan korban,” ungkapnya Rabu (1/1/2025).

Baca Juga: Empat Bulan Jabat Kasat Narkoba Polres Bone, Iptu Aswar Ungkap 82 Kasus dan Ringkus 120 Tersangka

Rayendra melanjutkan, jarak antara korban dengan pelaku cukup jauh. Pasalnya, Rudi tengah berada di dalam bangunan kantor bersama dengan 20 orang keluarganya.

“Di lokasi itu sedang ramai, banyak orang yang berkumpul karena mereka mengadakan acara makan bersama. Namun di luar dalam keadaan sepi, sehingga tidak ada yang melihat pelaku,” kata Rayendra.

Menurut, Rayendra korban kemungkinan besar meninggal dunia dalam perjalanan saat di bawah ke Puskesmas Lappariaja.

Baca Juga: Polres Bone Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kilogram Lebih Bernilai Satu Miliar Lebih

“Jadi ketika sampai di Puskesmas Lappariaja, korban sudah dinyatakan oleh perawat meninggal dunia. Saat ini status pelaku masih dalam lidik,” jelasnya.

Mesk motif penembakan yang menawaskan seorang pengacara itu, namun pihak kepolisian berjanji akan mengungkap pelaku kasus tersebut.

“Belum ada ciri-ciri, dari keterangan warga juga tidak ada yang melihat langsung pelaku. Jadi statusnya masih penyelidikan. Kemudian terkait dengan peluru yang bersarang di tubuh korban saat ini sementara dalam proses pengangkatan proyektil untuk selanjutnya diteliti di Laboratorium Forensik Polda Sulsel,” tambahnya. (far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button