
GOWA, NEWSURBAN.ID — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar menerima laporan kondisi membahayakan manusia berupa satu orang diduga tenggelam di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, pada Minggu (11/1/2026).
Laporan pertama diterima dari seorang pelapor bernama Ibu Tyas. Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.
Korban diketahui bernama Andi (30), seorang laki-laki yang saat kejadian menyeberangi sungai bersama saudaranya, Feri, sepulang dari kebun. Namun, Andi tidak kunjung kembali. Feri yang tiba lebih dulu di rumah kemudian kembali ke lokasi penyeberangan dan menemukan sejumlah barang milik korban berupa topi, sandal, serta sepeda motor yang masih terparkir di tepi sungai.
Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri. Namun hingga siang hari korban belum ditemukan, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan pencarian profesional.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa operasi pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi lintas instansi.
“Begitu informasi kami terima, tim rescue langsung kami kerahkan menuju lokasi. Operasi SAR dilakukan dengan melibatkan unsur terkait, termasuk BPBD, aparat setempat, dan masyarakat. Fokus utama kami adalah melakukan pencarian secara maksimal dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan di lapangan,” ujar Andi Sultan.
Ia menambahkan bahwa kondisi medan sungai dengan arus yang cukup deras serta cuaca hujan menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan operasi SAR.
“Kami terus mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada dan saling menjaga keselamatan selama bertugas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di sekitar sungai, mengingat cuaca saat ini tidak menentu,” tambahnya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Babinkamtibmas setempat, serta masyarakat sekitar. Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.









