NewsSulsel

Traffic Light Tak Berfungsi, Pengendara Terancam Bahaya, Warga Bone Pertanyakan Kinerja Kadishub

BONE, NEWSURBAN.ID – Sejumlah traffic light di beberapa titik strategis Kota Watampone, Kabupaten Bone, dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk.

Salah satu titik yang disoroti berada di persimpangan Jalan Agus Salim. Seorang warga Kelurahan Majang, Muhaimin, mengungkapkan bahwa lampu lalu lintas di lokasi tersebut kerap tidak menyala sehingga membingungkan pengguna jalan.

“Sering kali lampu merahnya tidak menyala, jadi pengendara bingung mau jalan atau berhenti. Ini sangat berbahaya, apalagi saat arus lalu lintas padat,” ujarnya.

Muhaimin juga mempertanyakan kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bone dalam hal pemeliharaan fasilitas lalu lintas. Ia menyinggung pemasukan daerah dari retribusi parkir yang dinilai berjalan lancar, namun tidak berbanding lurus dengan perbaikan sarana keselamatan jalan.

“Dana parkir di sejumlah titik lancar, tapi kenapa fasilitas lalu lintas seperti ini tidak segera diperbaiki? Ke mana dananya?” ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bone, Andi Syamsul Musrah, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.

“Akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan pimpinan. Saya juga baru menjabat sebagai Kepala Dinas di sini,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Menurut mantan Camat Libureng tersebut, langkah awal yang akan dilakukan adalah mengecek kesiapan teknis dan ketersediaan anggaran.

“Kami cek dulu anggarannya, apakah tersedia atau tidak. Kalau tidak ada, akan segera kami laporkan ke Bapak Bupati,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, traffic light yang dilaporkan tidak berfungsi berada di beberapa titik di Kota Watampone, di antaranya Jalan Majang, Jalan Agus Salim, dan Jalan Makmur.

Selain itu, warga juga menilai masih terdapat sejumlah persimpangan lain di Kota Watampone yang layak dipasangi traffic light baru karena kerap mengalami kemacetan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.(far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button